LENSA KRIMINALNEWS

Ditpolairud Limpahkan Berkas Tahap Satu Perkara Penyelundupan Lobster ke Kejaksaan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung melimpahkan berkas tahap satu perkara penyelundupan ribuan bayi lobster ke pihak kejaksaan untuk proses lebih lanjut.

Sebelumnya penyelundupan bayi lobster atau benur tersebut digagalkan setelah satu unit kapal jenis speed lidah dengan tiga orang didalamnya diamankan patroli Tim Hiu Macan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Bangka Belitung di Perairan Karang Ular, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Selasa Malam, 20 Juli 2021, sekitar pukul 00.30 WIB.

“Untuk perkara lobster saat ini sudah tahap satu. Berkasnya sudah kita kirimkan ke kejaksaan Jumat kemarin,” ujar Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolairud Polda Bangka Belitung Ajun Komisaris Besar Toni Sarjaka kepada Lensabangkabelitung, Selasa, 3 Agustus 2021.

Toni menuturkan tidak ada penambahan tersangka dalam kasus tersebut. Hanya tiga orang diatas kapal yang jadi tersangka, yakni Rinto, Resad dan Mat Diah yang merupakan saudara kandung dan dengan alamat yang sama di LR Bioskob/Putra buana Sungsang 3 Kecamatan Banyuasin 2 Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Kalau asal usul barang atau punya siapa ketiga mengaku tidak tahu karena hanya disuruh membawa lobster ke tengah laut. Itu saja. Modusnya ship to ship (STS) antar kapal,” ujar dia.

Dalam perkara tersebut, kata Toni, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti satu unit speed lidah dengan mesin penggerak 40 PK, 13 kotak berisikan benih lobster yang sudah dilepas dan satu buah handphone.

“Akibat perbuatan para tersangka, kerugian yang didapat negara ditaksir mencapai Rp 10 miliar. Ketiganya dijerat Pasal 92 juncto Pasal 26 Undang-undang nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan Undang-undang nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 11 tentang cipta kerja dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar,” ujar dia.

Penulis : Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button