NEWS

BPN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Terbitkan Dokumen Elektronik Pertanahan, Bangka Tengah Terbanyak Kedua Se-Babel

Lensabangkabelitung, PANGKALANBARU – Bertempat di Ballroom Soll Marina Hotel and Convention Center, Pangkalanbaru, Jumat (28/06/2024), Badan Pertanahan Nasional Kantor Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyosialisasikan penerbitan dokumen elektronik pertanahan aset pemerintah kabupaten/kota se-Bangka Belitung.

Dibuka oleh Kakanwil BPN Babel, I Made Daging, pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Babel, juga perwakilan Pemerintah Kota/Kabupaten se-Babel.

Disebut Made, peluncuran dokumen elektronik pertanahan ini merupakan tindak lanjut dari program sertifikat elektronik sebelumnya. Dengan upaya digitalisasi ini, diharapkan keamanan dan kemudahan para pemilik aset akan lebih optimal terpenuhi.

“Penerapan sertifikat elektronik kami berkan  secara bertahap dari aset, baik barang milik negara (BMN) maupun BMD, dilanjutkan dengan aset tanah BUMN, rumah ibadah dan masyarakat. Sampai dengan hari ini, implementasi sertifikat elektronik aset masyarakat di seluruh Indonesia sudah dilakukan di 181 kabupaten/kota, dan terus bertambah lagi ke depan,” kata Made.

Made menambahkan, hingga hari ini penerbitan sertifikat elektronik terhadap aset pemerintah pusat atau kementerian, BMD provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota di Bangka Belitung total sejumlah 673 sertifikat yang sudah diganti menjadi sertifikat elektronik.

Acara dilanjutkan dengan simbolis penyerahan sertifikat elektronik kepada perwakilan pemerintah kabupaten/kota di Babel. Hadir dari Pemkab Bangka Tengah yakni Kepala BPKAD, Cherlini, bersama jajarannya.

“Jumlah sertifikat elektronik Bangka Tengah yang telah terbit kali ini yakni 123 sertifikat elektronik, terbanyak kedua setelah Kota Pangkalpinang. Harapannya dengan adanya sertifikat elektronik yang lebih memudahkan masyarakat ini, maka masyarakat juga termotivasi untuk mengurus aset masing-masing, apalagi prosesnya lebih cepat,” terang Cherlini yang didampingi Wanisa, Kepala Bidang Aset Daerah.

Sosialisasi penerbitan dokumen elektronik sertifikat pertanahan ini juga tersambung secara hybrid dengan Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN, Asnaedi.

Dalam sosialisasi ini dijelaskan juga bahwa sertifikat analog (versi lama) masih berlaku dan akan bertahap alih media (migrasi) ke elektronik. Apabila sertifikat analog sudah dialih media menjadi elektronik, maka sertifikat analog akan diberi tanda stempel khusus. Berikutnya, bagi masyarakat yang jauh dari jangkauan sinyal, Sertifikat Elektronik tetap dapat dicetak dengan menggunakan kertas khusus dan disimpan seperti biasa. Kantor Pertanahan setempat akan melakukan pendampingan dalam seluruh proses migrasi/ alih media, juga memiliki akses terhadap sertifikat elektronik masyarakat.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah / ATR/BPN Kanwil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor