NEWS

Cuma S yang Kooperatif, Tiga Tersangka Kasus DPRD Babel Mangkir dari Panggilan Kejati

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung memanggil empat tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan transportasi pimpinan DPRD Babel. Hanya S, mantan Sekwan yang kooperatif dengan datang memenuhi panggilan pemeriksaan pada Kamis, 16 Maret 2023 itu. Adapun AC, HA, dan DY mangkir dari panggilan pemeriksaan dengan menyampaikan dalih yang bermacam.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Babel, Ketut Winawa menuturkan ketidakhadiran tiga tersangka disampaikan dalam surat kepada penyidik. Dikatakannya, tersangka HA, menyampaikan alasan karena sedang di luar daerah. Adapun tersangka DY beralasan karena sedang ads tugas yang tak bisa ditinggalkan. Alasan serupa, karena sedang bertugas, juga disampaikan tersangka AC.

Karena tiga tersangka itu tak hadir, Kejati menjadwalkan panggilan kembali. “Barusan sudah dilayangkan surat kembali, untuk pemeriksaan Senin,” ujar Ketut, dalam konferensi pers, Kamis sore, 16 Maret 2023 di Pidsus Kejati Babel.

Meski tak secara gamblang menyampaikan apakah pemeriksaan Senin nanti akan juga berakhir dengan penahanan, namun Ketut menngingatkan agar ketiga tersangka bertindak kooperatif.

“Kalau tetap mangkir, tentunya kita ada langkah-langkah hukum,” ujar dia.

Sementara itu, S sejak siang tadi telah menjalani penahanan. Dia dititipkan penyidik Kejati Babel ke tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Tua Tunu, Pangkalpinang, selama 20 hari sejak 16 Maret hingga 4 April 2023.

“Penahanan dilakukan oleh penyidik dengan mempertimbangkan adanya keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana,” tutur Ketut Winawa ketika menjelaskan alasan penahanan.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button