NEWS

AC Terancam Pidana Berat, Polisi Bantu Penuhi Haknya untuk Didampingi Penasehat Hukum

Lensabangkabelitung.com Pangkalpinang – AC terancam hukuman berat. Pelaku pembunuhan terhadap HF itu dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, yang dilapis dengan beberapa pasal lainnya, termasuk Undang-Undang Perlindungan Anak.

Dalam konferensi pers yang berlangsung Kamis, 16 Maret 2023, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung Inspektur Jenderal Yan Sultra, mengatakan pelaku pembunuhan HF dikenakan pasal Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP atau Pasal 80 Ayat (3) Jo Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.

Karena status pelaku adalah anak yang berkonflik dengan hukum dan terancam dengan pidana berat, penyidik akan memenuhi haknya pelaku untuk didampingi penasehat hukum.

“Penasehat hukum secara otomatis ada, dan sekarang masih berproses untuk pendampingannya,” tutur Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Babel Komisaris Besar I Nyoman Mertha Dana.

Pelaku pembunuhan terhadap HF yang jasadnya ditemukan di perkebunan kelapa sawit daerah Bangka Barat, itu berusia 17 tahun dan masih berstatus pelajar. Pelaku ditangkap pada Selasa malam, 14 Maret 2023 lalu di kediamannya.

Salah satu petunjuk yang mengarahkan polisi kepada pelaku, adalah nomor kartu seluler yang digunakan pelaku untuk mengirim pesan bernada ancaman kepada orangtua korban dan RT setempat.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button