BANGKA TENGAHLENSA DAERAHNEWS

Ini Pesan Bupati Algafry Saat Hadiri Rakor DPC APDESI Bangka Tengah

Lensabangkabelitung.Com, Bangka Tengah – Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Bangka Tengah, yang bertempat di Aula Hutan Pelawan Desa Namang, Kecamatan Namang, Bangka Tengah, pada Kamis (19/1/2023).

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rakor yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menyatukan visi misi untuk membangun Bangka Tengah yang lebih baik kedepannya.

Disampaikan bahwa pondasi pembangunan daerah itu dilakukan dari bawah, melalui kepala desa dan BPD. Ia juga berharap, semuanya dapat bersinergi untuk menyelaraskan program-program kedepannya nanti.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan terus mensupport, jika semuanya sudah terkoordinasi. Maka, hal-hal yang menjadi hambatan dapat diselesaikan secara bersama-sama,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Algafry juga menyerahkan penghargaan dari kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi RI kategori desa mandiri yakni Desa Air Mesu Timur, Desa Namang, Desa Beluluk dan Desa Sungai Selan atas, Desa Lampur dan Desa Keretak.

“Semoga penghargaan tersebut menjadi semangat baru untuk lebih baik melalui program-program yang telah disiapkan, dan tentunya manjadi pendorong rodanya perekonomian di Bangka Tengah,” harapnya.

Orang nomor satu di Bangka Tengah tersebut juga berharap ditahun 2023 ini ada penambahan sebanyak 16 desa lagi sebagai desa mandiri.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Padlillah mengatakan maksud dan tujuan rakor tersebut dilakukan sebagai langkah untuk menyatukan Apdesi dengan Abpednas di Bangka Tengah.

“Jangan sampai Apdesi dengan Abpednas ini ada yang saling berkompetisi, namun harus saling bermitra, saling bekerjasama untuk membangun desanya masing-masing,” ungkapnya.

Perlu diketahui, Desa mandiri ini punya banyak keuntungan diantaranya dari segi pencairan dana diberikan kemudahan dibandingkan desa yang berstatus maju dan berkembang, kemudian bisa meningkatkan dana desa dan Alokasi Dana Desa (ADD), yang nantinya bisa menjadi acuan pemerintah untuk penambahan anggaran mereka.

Ditempat yang sama, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bangka Tengah, Haryono mengatakan rakor tersebut dilakukan untuk meningkatkan sinergitas bersama dalam pembangunan desa yang ada di Bangka Tengah.

“Sesuai dengan tema Rakor kali ini Makan Bubur Panas Besame, yang memiliki arti bahwa segala bentuk hambatan ataupun permasalahan harus diselesaikan secara bersama-sama dan saling berkolaborasi untuk lebih baik kedepannya,” jelasnya.

Kegiatan Ini juga sebagai bentuk upaya kepala-kepala desa yang tergabung dalam Apdesi pasca tambah timah, yang mungkin akan berdampak kepada masyarakat. karena itu segala potensi yang ada harus dikembangkan dengan meningkatkan kolaborasi untuk saling bekerjasama.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button