NEWS

Terdakwa Jono Klaim Punya SPK di Lahan PT SNS, PT Timah Bantah Pernah Menerbitkan

Lensabangkabelitung.com, Muntok – Jono yang menjadi terdakwa kasus perusakan 405 pohon sawit milik PT SNS diketahui mengaku mempunyai Surat Perintah Kerja (SPK) dari PT Timah. Hal itu terungkap ketika saksi yang dihadirkan di pengadilan mengatakan bahwa alasan Jono berani melakukan penambangan sebab memiliki SPK.

“Pada saat ini ditanya oleh saksi-saksi, bahwa alasan dia nambang itu karena dia dapat SPK katanya, SPK dari PT Timah Indonesia katanya,” ungkap Penasihat Hukum PT SNS, Panca, 26 Juli 2022.

Sementara itu pada waktu yang berbeda, Wasprod Bangka Barat, Ispandi menjelaskan syarat penerbitan SPK harus melalui beberapa tahap, yang pertama harus mempunyai badan hukum yang jelas seperti CV atau pun PT.

Selanjutnya, Ispandi menyampaikan perusahaan yang bersangkutan juga harus mempunyai surat SP kemitraan dengan PT Timah serta banyak lagi kelengkapan berkas yang harus dilengkapi sebelum diterbitkan SPK.

“Dalam penerbitan SPK harus ad poin penting yaitu clear and clean (CNC), surat yang menyatakan bahwa lokasi yang diajukan tidak dalam masalah atau sengketa. Jadi saya heran kenapa kita ditarik-tarik dalam permasalahan ini,” kata Ispandi, Minggu, 31 Juli 2022.

“Jadi sekali lagi saya jelaskan bahwa kita tidak pernah mengeluarkan surat perintah kerja (SPK) di lokasi tersebut. Karna jelas lokasi tersebut bermasalah secara legalitas kepemilikan,” demikian kata Ispandi via WhatsApp kepada Lensabangkabelitung.com.

Penulis : Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button