NEWS

Jumlah Permohonan Pengesahan Nikah Siri di PA Muntok Meningkat di Tahun 2022

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Angka isbat nikah atau permohonan pengesahan pernikahan yang tidak tercatat oleh negara (nikah siri) di Pengadilan Agama Muntok meningkat cukup drastis dari 20 pada tahun 2021 menjadi 31 perkara di tahun 2022.

“Isbat nikah itu perkawinan yang tidak dicatat, atau nikah siri, itu tahun ini semakin meningkat, yaitu 31 perkara, tahun sebelumnya sekitar 20 perkara,” kata Humas Pengadilan Agama Muntok, Muhammad Malik, Senin, 25 Juli 2022.

“Karena ini salah satu dampak dari inovasi kita, menjemput bola ke daerah-daerah sulit, kecamatan pinggiran, yang jauh akses, terlihat banyak perkawinan yang tidak tercatat negara, program ini bentuk wujud kami dalam memberikan identitas hukum mereka,” katanya lebih lanjut.

Untuk itu, Muhammad Malik menyampaikan pernikahan siri yang dilakukan harus dilihat terlebih dahulu apakah memenuhi rukun dan syarat sebelum disahkan dan dicatat negara melalui Pengadilan Agama Muntok.

“Putusnya ketika mereka memenuhi syarat dan rukunnya, maka kita akan mengesahkan pernikahan yang dilakukan sebelumnya,” katanya.

“Misalnya mereka kawin siri 2012 sekarang kan 2022 nih, kita periksa di 2012 itu perkawinannya memenuhi rukunnya atau tidak, ada wali atau tidak, ada ijab qobul atau tidak, apakah ada saksinya, ketika semua sudah terpenuhi kenapa tidak kita isbath kan, artinya sah,” katanya menambahkan.

Malik menyampaikan, mungkin masih banyak lagi pernikahan yang belum tercatat dan diperkirakan akan terus meningkat hingga dua atau tiga kali lipat sampai dengan akhir tahun.

Malik menjelaskan, angka pernikahan siri yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya ini dikarenakan kesadaran hukum yang cukup rendah.

“Alasannya pemahaman mereka akan kesadaran hukum yang rendah, daripada kita ngurus administrasi lebih baik kita nikah dulu nih, daripada berzinah, ketika mereka sudah nikah siri itu tidak bisa mendaftar ke KUA,” demikian Malik.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button