NEWS

Soal Nambang, Kata Pj Gub: Daftarkan Perusahaan Dulu Sebelum Minta SPK

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung kembali menekankan kepada para pelaku usaha tambang yang ingin mendirikan perusahaan tambang agar segera mendaftarkan perusahaannya sebelum meminta Surat Perintah Kerja (SPK) kepada PT Timah Tbk.

“Silakan perusahaannya didaftar dulu, baru mengajukan SPK. Jangan SPK nya dijadikan syarat, karena jika perusahaan sudah terdaftar, baru mereka bisa meminta SPK-nya,” kata Pj Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin di Pangkalpinang, Rabu, 29 Juni 2022.

Ridwan mengatakan, SPK bukanlah syarat untuk mendaftarkan perusahaan, namun perusahaan yang sudah terdaftar baru bisa meminta SPK yang dikeluarkan oleh PT Timah karena PT Timah hanya memfasilitasi saja.

“Jika sudah minta SPK itu sudah masuk bisnis, saya imbau PT Timah agar memfasilitasinya, jika merasa tidak terbantu, silahkan bicara baik-baik dan jelaskan. Jangan sampai nanti yang disalahkan PT Timah,” ujarnya.

Ridwan menekankan, PT Timah juga memiliki keterbatasan terkait feasibility dan amdal meski IUP PT Timah sangat luas, namun produksi yang bukan timah itu lebih banyak.

“PT Timah punya keterbatasan terkait feasibility dan Amdal. Saya akan bantu bicara dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait Amdal dan revisi Amdal,” ujarnya.

Jika ada pelaku usaha tambang mengusulkan pendirian perusahaan sendiri, peran satgas tambang dan masyarakat sangat diharapkan agar bersama-sama dapat saling mengawasi keberadaan perusahaan tersebut.

“IUP PT Timah memang luas tapi produksi yang bukan timah lebih banyak. Mari masyarakat kita bersama mengawasi,” ujarnya.

Penulis: Zhavia | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button