NEWS

Kabupaten Bangka Barat Merasa Seperti Anak Tiri Pemprov Babel

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Wakil Bupati Bong Ming Ming mengungkapkan beberapa sikap Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang selama ini ia anggap kerap membiarkan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menjalankan tugas sendirian.

Sikap tersebut di antaranya seperti penanganan Pandemi Covid-19 dan arus mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 serta pembangunan Sport Center Muntok yang digadang-gadang untuk memeriahkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-6 mendatang.

Saat Rapat Koordinasi Persiapan Porprov di Ruang OR I Kantor Bupati, Bong Ming Ming menyampaikan, Bangka Barat sebagai tuan rumah berharap ajang olahraga tersebut lebih baik ditunda dahulu sembari menunggu pembangunan venue Sport Center Muntok rampung dan siap untuk digunakan.

“Untuk itu kami sangat berharap sama Provinsi. Karena ini kan memang ajang provinsi, dan kami hanya sebagai tuan rumah sebenarnya, untuk itu kami sangat berharap support dari provinsi sangat besar di sini,” kata Bong Ming Ming, Kamis, 12 Mei 2022.

“Sudah lah penanganan Covid-19 kami lakukan sendiri, sudah lah penyelesaian masalah arus mudik kami lakukan sendiri jangan sampai masalah Porprov kami sendiri juga,” katanya lebih lanjut.

Kemudian, Bong Ming Ming juga mengungkit perbedaan perlakuan sikap yang dilakukan Pemprov Babel terhadap Pemda Bangka Barat dengan Pemda Bangka Tengah. Pembedaan perlakuan tersebut dinilai mendahulukan Pemda Bangka Tengah ketimbang Kabupaten yang lain.

“Berdasarkan pengalaman, waktu saya masih di DPRD Provinsi, support Pemprov untuk Bangka Tengah itu bahkan waktu di anggaran awal kalau bukan ada permasalahan Bupati dengan Ketua DPRD pada waktu itu, seratus miliar cash waktu itu langsung (direalisasikan),” kata Ming Ming.

Sedangkan menurut Ming Ming, ketika Bangka Barat ingin membangun stadion dan sport hall guna mendukung Porprov ke-6, dengan harapan pembangunan dapat dilakukan dalam waktu satu tahun menggunakan anggaran sebesar Rp 75 miliar saja, hampir ditolak.

“Tapi sekali lagi hampir ditolak waktu itu, karena provinsi menganggap mereka tidak bisa 75 miliar, dan akhirnya saya katakan Bangka Barat bersedia kok dipecah-pecah anggarannya sekian miliar untuk sekian tahun,” katanya.

Bong Ming Ming menyampaikan, Pemda Bangka Barat mengerti apabila keuangan Pemprov masih dalam kondisi defisit. Maka dari itu, Pemda Babar bersedia membangun sport center secara bertahap.

Hanya saja, Bong Ming Ming sekali lagi masih berharap komitmen awal dari Pemprov Babel tentang anggaran tujuh puluh lima miliar itu tetap dilakukan di luar pendanaan operasional Porprov.

“Saya sangat yakin, pada hari ini, Bakeudanya baru, Ketua KONI baru, Gubernur pun baru, jadi mudah-mudahan semangatnya baru dan pola penganggaran juga baru,” sebut politisi PKS tersebut.

“Kami sudah capek kena janji untuk Bangka Barat ini, sepuluh yang dijanjikan, lima belas yang tidak menjadi. Arus balik begitu juga, sepuluh dijanjikan lima belas tidak jadi, persoalan penanganan Covid gitu juga, jangan sampai yang Porprov sama,” demikian Bong Ming Ming.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button