BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA NASIONALLENSA POLITIKNEWS

Sekda Bateng Pastikan Tidak Ada Penambahan Atau Pengurangan TPP Guru Tahun Ini

Lensabangkabelitung.com, Bangka Tengah – Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Sugianto angkat bicara tentang permasalahan pemotongan TPP bagi ASN terutama bagi kalangan guru di Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (07/04/2022).

Sehabis melangsungkan rapat koordinasi mengenai hal tersebut bersama dengan Bupati Bangka Tengah, Dinas Pendidikan, BPKAD, BKD, Sugianto mengatakan tidak ada penambahan maupun penurunan besaran TPP.

Ia menambahkan, permasalahan ini menjadi panas lantara terjadi kesalahpahaman antara beberapa pihak yang membuat kabar tentang turunnya TPP bagi ASN tersebut menjadi ramai.

“Tidak ada penambahan atau pengurangan untuk TPP tahun ini, dan tadi sudah kita bahas di rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi agar tidak salah tafsir,” Jelasnya.

Sugianto juga menjelaskan, terkait Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memang terdapat miskonsepsi dan mispersepsi.

“Jadi Perbup tersebut akan kami revisi, terutama pada bagian lampiran yang mencantumkan nominal angka TPP bagi ASN sesuai dengan jabatannya,” kata Sugianto.

Menurut Sugianto, adanya perubahan rumus dan mekanisme baru penentuan TPP membuat adanya kekeliruan yang menyebabkan perbedaan nominal dan pihaknya akan kembali mengambil rujukan rumus dan mekanisme tahun lalu supaya TPP yang diterima para guru tetap sama besarannya.

“Setelah melakukan cross check data, memang tampaknya ada salah di mekanisme perhitungannya, karena itu sudah diatur by system. Makanya besaran TPP yang sekarang ada koma-komanya dan enggak bulat seperti tahun lalu,” ungkapnya.

Sugianto menambahkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah juga telah memberikan sosialisasi kepada para koordinator pengawas (korwas) dan kepala sekolah terkait hal tersebut.

“Tadi sudah kami lakukan sosialisasi di LPMP Provinsi dan kami harap hal ini bisa dimaknai dengan benar sehingga tidak membuat keributan lagi,” tambahnya.

Dirinya juga meminta maaf jika memang polemik ini membuat para guru menjadi khawatir dan resah. Dan secepat mungkin pihaknya akan mencairkan TPP yang sudah menjadi hak para guru, maupun ASN secara umum yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.

Penulis : Hendri | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button