NEWS

Pengerit dan Petugas Diamankan, Solar Subsidi SPBU Nibung Koba Disuplai ke Tambang di Lubuk dan Jongkong

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Anggota Subdit IV Tindak Pidana Tertentu Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung mengamankan sembilan orang yang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) solar subsidi secara berulang-ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nibung Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah.

Selain pengerit, tiga orang petugas SPBU Nibung sekaligus operator nozzle juga ikut diamankan polisi, Kamis pagi, 7 April 2022 sekitar pukul 07.00 WIB.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Ahmad Maladi mengatakan Faisal warga Bay Pass Koba, Fendi dan Marwan Warga Nibung, Jailani Hakim warga Simpang Perlang, Zarwandi Warga Desa Air Bara, Zunari, Fuken, Jimi Regen dan Reni.

“Sedangkan untuk ketiga petugas SPBU yang diamankan yakni Sopian operator Pertalite, M Yasin dan Feri Arianto operator Solar,” ujar Maladi kepada wartawan, Kamis malam, 7 April 2022.

Maladi menuturkan pengerit dan operator berikut seluruh barang bukti SPBU tersebut sudah dibawa ke Mapolda Bangka Belitung untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Sementara mereka-mereka ini statusnya baru diamankan. Nanti akan dilakukan pengembangan. Jika ada informasi lebih lanjut, akan kita sampaikan kembali perkembangannya,” ujar dia.

“Adapun barang bukti yang diamankan adalah Fuel card 89 buah, uang Rp 292 ribu dari operator M Yasin, uang Rp11.895.000 dari operator Ferry, satu alat pengisian data fuel card, alat EDC Bank BRI dua unit dan satu buah cash EDC,” tambah Maladi.

Salah seorang pengerit Reni mengatakan solar hasil mengerit dijual kembali ke penambang yang ada di Bangka Tengah.

“Sebagian saya jual ke penambang di Lubuk. Ada juga ke penambang Jongkong. Saya jual langsung. Tidak di-backup aparat,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button