BANGKA BARATLENSA DAERAHNEWS

Sesi Pembahasan RDP Kasus SMPN 4 Muntok Tertutup untuk Pers, Wartawan Disuruh Keluar

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Sesi pembahasan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bangka Barat (DPRD Babar) bersama dengan Kepala SMPN 4 Muntok, Kepala Dinas Pendidikan dan Sekda Babar terkait siswa berinisial AR yang diminta menandatangani surat pengunduran diri oleh pihak sekolah gara-gara konten TikTok, tiba-tiba tidak memperbolehkan awak media untuk melakukan peliputan pantauan.

Ketika beberapa awak media sudah masuk dan bersiap-siap untuk menunggu sesi pembahasan RDP dimulai di ruang Komisi I DPRD Babar, tiba-tiba Ketua Komisi I, Naim meminta para wartawan untuk keluar ruangan sebab rapat tersebut akan dimulai untuk dibahas secara tertutup.

“Untuk media mungkin dipersilakan untuk keluar terlebih dahulu karena permintaan teman-teman, rapat ini tertutup,” kata Naim, Jumat, 11 Maret 2022.

Padahal sebelumnya, Rabu, 9 Maret 2022, Naim via telepon mengatakan kepada lensabangkabelitung.com, telah mempersilakan wartawan jika ingin melakukan peliputan pada acara Rapat Dengar Pendapat tentang kasus SMPN 4 tersebut.

“Berarti kita tunggu hari Jumat yah, kalau mau hadir nanti boleh di ruang Komisi I,” kata Naim yang sempat mempersilahkan wartawan melakukan peliputan sebelum akhirnya melarang.

Tidak hanya itu saja, pada beberapa acara RDP sebelumnya yang sering digelar oleh DPRD Babar, semua sesi pembahasannya bersifat terbuka, hanya saja sampai saat rapat tentang SMPN 4 ini berlangsung, Lensabangkabelitung.com masih menunggu alasan dari pihak Komisi I yang tiba-tiba melarang pers melakukan peliputan.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button