NEWS

PT SMP Diperkuat Iwan Prahara, PTUN-kan Bupati Bangka

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – PT Sumber Mas Pratama (SMP) yang sedang bersengketa lahan di kawasan Lintas Timur, Merawang, menambah kekuatan dengan menggandeng Iwan Prahara sebagai penasehat hukum. Langkah taktis pun disusun, dengan menggugat Bupati Bangka ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Dikatakan Iwan Prahara, atas nama kliennya PT SMP gugatan PTUN telah didaftarkan pada 29 Maret 2022 lalu. Tak cuma Bupati Bangka, PT SMP juga menggugat Sekda Bangka.

Saat wartawan melihat situs PTUN Pangkalpinang, gugatan itu telah tertera dan benar adanya. Berturut, register perkara nomor: 4/G/2022/PTUN.PGP dengan tergugat Sekda Bangka, serta register perkara nomor 5/G/2022/PTUN.PGP, dengan tergugat Bupati Bangka.

Gugatan ke PTUN itu dilakukan, kata Iwan, karena adanya penerbitan Surat Keputusan Persetujuan Bangunan Gedung yang diterbitkan atas nama Bupati melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Bangka Nomor : SK-PBG 190103-1403.2022-01 tanggal 18 Maret 2022 kepada PT Babel Citra Mandiri (BCM) untuk mendirikan bangunan diatas lahan yang dikuasai secara sah oleh PT Sumber Mas Pratama (SMP) atau setidak-tidak bahwa lahan tersebut masih dalam status sengketa antara PT SMP dengan PT BCM.

“Status sedang bersengketa itu kan telah diketahui oleh Bupati dan atau Pemkab Bangka,” ujar Iwan, Kamis, 31 Maret 2022.

Adapun gugatan PTUN kepada Sekda Bangka, lanjut Iwan, karena adanya surat nomor 600/1241/DPUPR/V/2022 tanggal 14 Maret 2022 perihal Pembongkaran dan Pemindahan Bangunan Pagar dan Surat Sekda Nomor: 600/1495/DPUPR/V/2022 tanggal 23 Maret 2022 perihal Pembangunan Pagar yang telah dilakukan oleh PT SMP dan rencana Pembangunan Pagar oleh PT BCM di Desa Air Anyir.

“Indikasi-indikasi yang bertendensi keberpihakan oleh penyelenggara negara, harus kita lawan,” tutur Iwan.

Sebelumnya, pada mediasi pasca hadap-hadapan massa pendukung kedua kubu beberapa waktu lalu, Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan telah meminta PT SMP dan PT BCM untuk cooling down, dengan tidak ada aktivitas lagi di lahan sengketa, dan mendorong penyelesaian gugatan hak milik di jalur peradilan.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button