NEWS

Pelapor Dugaan Lelang Fiktif BNI Dikonfrontir Keterangan Saksi, Polda Babel Segera Gelar Perkara

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pelapor adanya dugaan lelang fiktif di Bank Negara Indonesia (BNI), Musthofa Muhammad Bong kembali dipanggil oleh penyidik Subdit Fiskal, Moneter dan Devisa (Fismondev) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Musthofa mengatakan pemeriksaannya sebagai pelapor hari ini untuk mengkonfirmasi keterangan saksi pihak BNI yang sudah diperiksa sebelumnya.

“Secara tidak langsung mengkonfrontir saya dengan keterangan saksi BNI. Sudah saya sampaikan secara terang benderang ke penyidik,” ujar Musthofa kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung, Kamis malam, 24 Maret 2022.

Menurut Musthofa, ada kabar baik perkembangan kasus tersebut dari pemeriksaannya hari ini. Dia berharap permainan di BNI bisa terungkap dan kasusnya naik ke penyidikan.

“Mereka (Penyidik) butuh konfirmasi karena hasil mereka analisa ada kejanggalan dari saksi BNI. Jadi mau diungkap persoalan yang ada di BNI. Konfirmasi ini karena ada saksi dari BNI ketika disidik yang disampaikan tidak akurat. Keterangan yang menyimpang dari fakta sebenarnya. Saya konfirmasi dengan fakta dan data,” ujar dia.

Salah satu kejanggalan dari saksi BNI, kata Musthofa adalah terkait dengan pengakuan bahwa pihak BNI tidak kenal dengannya sebagai pemenang lelang.

“Padahal ketika saya ikut lelang, akun lelang saya yang buat mereka. Password-nya pun mereka. Saya hanya diminta setor menyetor saja. Selebihnya mereka,” ujar dia.

Musthofa menuturkan pihaknya memberi apresiasi atas kinerja cepat penyidik dalam mengungkap kasus tersebut. Bahkan untuk sidang perdata di Pengadilan Negeri Koba, kata dia, akan segera diputuskan pekan depan.

“Mudah-mudahan menyambut ramadhan ini gelar perkara sudah dilakukan. Begitu juga dengan penetapan tersangka. Kata penyidik Minggu depan gelar perkara karena masih ada pihak BNI yang akan diperiksa,” ujar dia.

Kasubdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung Komisaris Indra Dalimunthe menambahkan gelar perkara akan dilakukan pekan depan untuk menentukan kasus tersebut naik ke tahap penyidikan.

“Ada saksi penting yang akan kita mintai keterangan tapi tidak hadir karena sakit. Sudah sampaikan ke kita surat sakitnya. Setelah saksi ini diperiksa baru gelar perkara dilakukan,” ujar dia.

Penulis : Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button