NEWS

Soal Dugaan Lelang Fiktif BNI Cabang Pangkalpinang, KPKNL Akui Tidak Mengecek Keberadaan Objek Lelang

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kasus dugaan penipuan atas proses lelang lahan oleh BNI Cabang Pangkalpinang yang difasilitasi oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang berbuntut panjang.

Korban diketahui bernama Musthofa Muhammad Bong yang mengalami kerugian hingga ratusan juta setelah dinyatakan sebagai pemenang lelang dan menyelesaikan kewajiban, namun objek yang dilelang ternyata tidak ada.

Kepala Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Pangkalpinang, Ristyo Weko Wismono mengatakan pelaksanaan lelang yang dilaksanakan oleh KPKNL Pangkalpinang atas objek tersebut sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan.

“Legalitas formal dokumen persyaratan lelang yang diajukan oleh BNI sudah terpenuhi. Terkait permasalahan ini juga sudah diajukan gugatan perdata oleh pembeli dan saat ini proses persidangan atas perkara dimaksud sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Koba,” ujar Ristyo saat dihubungi wartawan, Rabu, 23 Februari 2022.

Ristyo menuturkan pihak KPKNL tidak mengecek objek lelang tersebut karena sesuai aturan pihaknya hanya berkewajiban mengecek legalitas formal dokumen yang disampaikan pihak BNI.

“Pengecekan tidak diharuskan. Kalo terkait pelaksanaan lelang, berdasarkan peraturan sepanjang dokumen persyaratan yang disampaikan memenuhi legalitas formal, KPKNL tidak bisa menolak untuk pelaksanaan lelang tersebut,” ujar dia.

Terkait persoalan tersebut, kata Ristyo, pihak KPKNL akan mengikuti proses persidangan gugatan perdata yang diajukan pembeli di Pengadilan Negeri Koba.

“Untuk hal ini, baik KPKNL maupun BNI sama-sama mengikuti proses sidang perkara tersebut di PN Koba,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button