NEWS

Transmisi Lokal Dominasi Kasus Omicron Semakin Menyebar, Satgas Covid-19 Bangka Belitung Lakukan Antisipasi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Jumlah kasus konfirmasi varian Omicron terus meningkat dalam empat minggu terakhir. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, transmisi lokal mulai mendominasi kasus Omicron dengan 90,1 persen kasus.

Hal tersebut dipastikan kasus terkonfirmasi varian Omicron yang berasal dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) alias imported case tidak lagi mendominasi.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan pihaknya akan mengambil langkah antisipasi guna mencegah penyebaran Omicron meluas ke Bangka Belitung.

“Berdasarkan hasil asesmen Kemenkes, ada peningkatan di Bangka Belitung dimana wilayah yang masuk level satu awalnya dua, yakni Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Barat, kini menjadi tiga wilayah,” ujar Mikron kepada wartawan, Selasa, 25 Januari 2022.

Mikron menuturkan pihaknya akan mengambil langkah dengan memperketat penerapan protokol kesehatan di bandara, pelabuhan dan fasilitas umum.

“Di bandara ketentuan yang berlaku saat ini belum ada perubahan dimana pelaku perjalanan masih menggunakan antigen kalau sudah vaksin dua kali dan keterangan PCR jika belum divaksin atau divaksin baru satu kali. Kita belum menerapkan karantina bagi pelaku perjalanan. Namun jika melihat kondisi saat ini, kemungkinan akan kita terapkan,” ujar dia.

Selain itu, kata Mikron, penggunaan barcode aplikasi Peduli Lindungi akan diperketat disetiap lokasi keramaian atau tempat umum. Petugas, kata dia, tidak hanya memasang barcode saja melainkan juga mengecek secara keseluruhan.

“Beberapa hari lalu kita sudah mengecek dan melakukan monitoring di beberapa tempat terkait penerapan barcode aplikasi Peduli Lindungi dan juga keberadaan petugas yang melakukan pemeriksaan,” ujar dia

Menurut Mikron, Satgas Penanganan Covid-19 juga meminta pelaksanaan vaksinasi baik itu vaksinasi pertama, kedua dan vaksinasi booster untuk dipercepat guna mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat kesakitan yang dialami penderita Omicron.

“Selain itu, fasilitas yang selama ini ada akan diaktifkan kembali. Prasarana lain seperti ketersediaan oksigen dan lainnya juga perlu disiapkan untuk mengantisipasi penyebaran ddan meluasnya Omicron,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button