NEWS

Mendompleng PSN, Erzaldi Beri ‘Angin Surga’ untuk Bangka Utara

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pemerintah pusat, hingga saat ini masih belum mencabut moratorium pembentukan daerah otonomi baru. Hal itulah yang hingga saat ini rencana sejumlah pihak untuk membentuk Kabupaten Bangka Utara, masih belum menemui kepastian.

Di saat masih belum ada kejelasan itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan kawasan Pelabuhan Belinyu di Bangka Utara bisa dijadikan kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ia menilai ketika pelabuhan Belinyu menjadi pelabuhan ekspor impor yang menurutnya cukup besar, maka wilayah utara di Bangka itupun mesti dibangun kawasan industri sehingga menurutnya sangat disayangkan bila pelabuhan itu hanya sebagai masuk barang tetapi tidak ada produk yang dibawa keluar.

“Pelabuhan Belinyu ini nantinya akan berkapasitas 30 GT, dan selain pelabuhan di wilayah tersebut juga akan ditetapkan sebagai kawasan industri,” ujar Erzaldi, ketika memimpin rapat bersama Forum Pembentukan Bangka Utara (Forkoda) di Ruang Rapat Tanjung Pendam, Senin, 3 Januari 2022.

Artinya, lanjut Erzaldi, ketika pelabuhan Belinyu menjadi proyek PSN berharap akan banyak kegiatan nasional disitu bisa saja nantinya jembatan Bakit Belinyu bisa dibangun.

“Ini pintu masuk sebagai Bangka Utara, upaya membuka moratorium jalan unsur pemerintah adalah PSN, mungkin nanti nggak menunggu buka moratorium bisa,” ujar Erzaldi.

Lebih lanjut, Erzaldi meminta dukungan dari Forkoda, untuk mengubah usulan dalam rencana pembentukan Bangka Utara, sehingga nantinya dimasukkan juga rencana pengembangan kawasan tersebut menjadi PSN. Kendati masih banyak kendala-kendala teknis dan administrasi namun Babel terus berbuat lewat upaya strategis.

PSN atau Proyek Strategis Nasional adalah proyek-proyek infrastruktur Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dianggap strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan di daerah. PSN diatur melalui Peraturan Presiden, sementara pelaksanaan proyeknya dilakukan secara langsung oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan/atau badan usaha serta Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), dengan mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri.

Sejenak mengingat, tahun 2020 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 tahun 2020 tentang percepatan proyek strategis nasional tertanggal 17 November 2020.

Dalam perpres tersebut, Jokowi mengumumkan ada 201 proyek strategis nasional yang masuk dalam rencana pembangunannya, yakni untuk sektor jalan dan jembatan, sektor pelabuhan, sektor bandar udara, sektor kereta, sektor kawasan, sektor perumahan, sektor bendungan dan irigasi, sektor air bersih dan sanitasi, sektor tanggul pantai, sektor energi, sektor teknologi dan pendidikan.

Dari sejumlah 201 PSN itu, tak satupun bisa digolkan oleh Gubernur Babel untuk dihadirkan di provinsi ini.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button