NEWS

Katup Pengontrol Bahan Bakar Diganti, Pasokan Listrik PLN Kembali Pulih

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Turun dari mobil yang menjemput kehadirannya di bandara, komponen seberat kurang lebih 50 kilogram itu, segera dibuka dari kotak kayu yang melindunginya. Control Valve Governor LQ25, nama lengkap komponen yang telah dinantikan itu. Selanjutnya, para pekerja PLN segera memasangnya di mesin Unit Pembangkit Air Anyir.

Ketepatan dan kecepatan para pekerja memasang komponen Control Valve Governor LQ25 pada Selasa, 18 Januari 2022 itu, dinantikan banyak orang. Sebab, komponen yang baru didatangkan itu, menggantikan komponen lama yang rusak, sehingga menjadi biang pemadaman aliran listrik, dalam beberapa hari belakangan.

Dalam sistem pembangkit, Control Valve Governor LQ25 memegang peran penting dalam kelancaran mesin pembangkit listrik. Katup kontrol ini berfungsi untuk mengatur besar kecilnya bukaan bahan bakar yang akan dialirkan ke mesin pembangkit. Bila rusak, pasokan bahan bakar terganggu, alhasil mesin pembangkit tak bisa berfungsi normal.

General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung Amris Adnan siang tadi mengundang awak media, untuk melihat secara langsung progres perbaikan yang dilakukan. Setelah, peristiwa pemadaman listrik yang terjadi di Pulau Bangka akibat adanya gangguan teknis pada mesin PLTG Unit 2 yang berkapasitas 25 megaWatt.

“Saat ini alat yang kita tunggu telah tiba dan dalam proses pemasangan,” ujar Amris. Control Valve Governor LQ25 yang dipasang itu, didatangkan dari unit pembangkit di Pontianak yang memiliki stok spare-part yang dibutuhkan itu. Tak butuh waktu lama, alat terpasang dan pasokan listrik kembali dipulihkan.

Meski demikian, di tengah cuaca hujan saat ini, PLN juga masih punya kendala lain yakni batubara yang menjadi bahan bakar mesin pembangkit, kadang mengalami aglomerasi atau penggumpalan akibat suhu dingin.

Aglomerasi itu menyebabkan daya mampu dari PLTU juga berkurang. Sehingga kemungkinan masih tetap ada pemadaman. Tapi, jumlah dan frekuensinya tak banyak.

“Antisipasi ke depan, kami akan bangun dome. Sehingga tidak terganggu cuaca,” tutur Amris.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button