NEWS

Kasus Pengrusakan HL Kuruk, Bos Alat Berat Adam Masih Mangkir Panggilan Polisi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Proses hukum kasus dugaan pengrusakan Hutan Lindung Kuruk masih bergulir di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung.

Penyidik pun telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus tersebut yang bernama Leni. Selain Leni, sejumlah nama sempat disebut yakni pemilik alat berat yang bernama Adam serta Indra dan Dwi yang merupakan anak buah Leni.

Namun untuk Indra dan Dwi statusnya masih sebagai saksi. Sedangkan posisi Adam sebagai pemilik alat berat pin hingga kini masih misteri.

Kasubdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung Komisaris Ade Zamrah mengatakan Adam hingga kini belum memenuhi panggilan penyidik untuk dilakukan pemeriksaan.

“Belum (datang). Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli,” ujar Ade saat dihubungi wartawan, Senin, 10 Januari 2021.

Ade menuturkan status tersangka masih satu orang atas nama Leni dan yang lain masih berstatus sebagai saksi. Untuk posisi kasus, kata dia, belum dilakukan pelimpahan berkas tahap satu.

Sebelumnya Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung melaksanakan giat operasi penertiban tambang ilegal di Hutan Lindung Kuruk Dusun Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah, Selasa 7 Desember 2021 lalu.

Dalam operasi tersebut, Ditreskrimsus berhasil mengamankan dua alat berat jenis ekskavator, dua unit mesin, satu sakan, dua drum, satu batang pipa dan satu gulungan selang.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button