BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA NASIONALNEWS

Hilang di Pasir Padi, Pemancing Ditemukan di Laut Beriga Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Lensabangkabelitung.com, Lubukbesar – Pantai Desa Batu Beriga Kecamatan Lubuk besar di hebohkan dengan adanya penemuan mayat mengapung, Sabtu, 15 Januari 2022.

Kapolsek Lubuk Besar Iptu Hafidz saat di konfirmasi membenarkan informasi adanya penemuan jenazah yang mengapung di laut Desa Batu Beriga.

Mayat pertama kali ditemukan Askandi (48) warga desa Batu Beriga yang saat itu sedang berjalan di pinggir pantai mencari busa dan kayu yang hanyut. Saat itu dirinya melihat benda mengapung. Karena penasaran Askandi langsung mengajak istrinya Nurhayati untuk mengecek benda mengapung tersebut.

Setelah didekati ternyata benda mengapung di pinggir pantai tersebut adalah mayat seorang laki-laki yang sudah terdorong air laut sehingga terdampar di pinggir pantai.

“Informasi penemuan ini bermula dari adanya laporan Askandi warga Desa Batu Beriga Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah sekira jam 11.00 WIB saat sedang berjalan di pinggir pantai mencari busa dan kayu yang hanyut”, ungkapnya.

Kemudian berdasarkan laporan warga tersebut anggota Polsek Lubuk besar bersama unit olah TKP Polres Bangka Tengah berkoordinasi dengan Basarnas untuk mengevakuasi jenasah tersebut mengingat dari ciri – ciri jenazah ditemukan adanya kemiripan dengan warga yang hilang beberapa hari lalu.

Setelah datang Basarnas Provinsi Kep Bangka Belitung, BPBD Bangka tengah, laskar Sekaban dan seorang laki laki bernama Riandri bin Asnawi Usman warga pangkalpinang yang merupakan salah satu rekan korban saat memancing di laut pasir padi melihat dan mengecek mayat tersebut dilihat dari wajah mayat, ia membenarkan bahwa mayat tersebut adalah Sdr Hasan Basri als Oong, umur 52 tahun, warga Jalan Trem Kota Pangkalpinang, yang hanyut terjatuh pada saat memancing di laut Pasir padi Kota Pangkalpinang bersama dengan nya pada hari Rabu tanggal 12 Januari 2022″, Terangnya.

“Saat ini jenasah sudah dievakuasi Basarnas Prov. Kep. Babel, Laskar Sekaban dan kerabat korban ke rumah duka di Jalan trem Kota Pangkalpinang”, Tutup Iptu Hafidz.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button