BANGKA BARATLENSA DAERAHLENSA KRIMINALNEWS

Tidak Jera Meski Sudah Ditindak Ditpolairud, Penambang Timah Ilegal Kembali Rusak Hutan Bakau Desa Belo Laut

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Tambang timah ilegal yang berada di kawasan hutan bakau Sungai Semusuk Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat masih eksis beraktivitas tanpa takut akan jeratan hukum.

Padahal aktivitas ilegal di kawasan tersebut, sudah pernah dilakukan penindakan oleh Direktorat Polisi Perairan dan Udara Ditpolairud Polda Bangka Belitung beberapa waktu lalu

Informasi yang diterima wartawan hari ini, puluhan ponton Tambang Inkonvensional (TI) ilegal tersebut beraktivitas mencari pasir timah dengan melakukan pengrusakan di kawasan hutan tersebut.

Kawasan itu sendiri sudah terpasang spanduk imbauan larangan menambang dari UPTD KPHP Rambat Menduyung. Namun tampaknya hal tersebut tidak dihiraukan oleh para penambang ilegal.

Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolairud Polda Bangka Belitung Ajun Komisaris Besar Toni Sarjaka saat dihubungi wartawan belum mengetahui jika kawasan tersebut kembali dijarah penambang ilegal.

“Nanti kita lihat lagi. Belum monitor karena sedang persiapan serah terima jabatan direktur baru yang prosesnya dipercepat,” ujar Toni kepada wartawan, Selasa, 21 Desember 2021.

Untuk kasus yang ditangani sebelumnya, kata Toni, pihaknya masih menangani perkara tersebut.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan dan melakukan gelar perkara. Hasilnya kita menetapkan satu orang tersangka inisial RO dan dilakukan penahanan,” ujar dia.

Toni menuturkan barang bukti sudah dilakukan uji laboratorium dan dititipkan ke Rupbasan.

“Kita juga akan meminta keterangan saksi ahli dari kementerian. Penyidikan terus kita tangani yang berarti prosesnya lanjut. Sekarang kita sedang menunggu hasil dari ahli,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button