BANGKA BARATLENSA DAERAHNEWS

Nasib Status Dua PNS Babar Terdakwa Pemalsuan Rapid Test, Tergantung Putusan Pengadilan

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Bangka Barat, Ropian Jauhari dan Heru Purwanto pada hari Selasa, 28 Desember 2021 telah menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Muntok. Ropian Jauhari dan Heru Purwanto telah didakwa memalsukan surat hasil rapid test pada saat masih berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Menanggapi perkara tersebut, Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming menegaskan dirinya akan berpegang teguh terhadap peraturan dan undang-undang yang berlaku. Ia menyatakan, jika memang Ropian Jauhari dan Heru Purwanto harus dipecat sebagai PNS, maka akan mengikuti aturan tersebut. Sebaliknya, jika peraturan mengharuskan untuk mempertahankan keduanya maka ia juga akan mengikutinya.

“Saya pada prinsipnya begini, setiap pelanggaran kita kembalikan kepada ranah hukum, harus sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku, kalau memang dia harus diberhentikan ya berhentikan, kalau memang harus dipertahankan ya juga harus ada indikatornya, apa alasan dia dipertahankan, dan bagaimana pola pembinaannya,” kata Bong Ming Ming, Rabu, 29 Desember 2021.

“Sederhana, mohon maaf saya bilang, belum jadi PNS saja dia sudah melakukan pelanggaran, saya kecewa yah,” katanya melanjutkan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangka Barat, Antoni Pasaribu saat usai pelantikan dan pengambilan sumpah janji untuk 185 PNS baru beberapa waktu lalu pernah mengatakan belum bisa memastikan apakah Ropian Jauhari dan Heru Purwanto akan dipecat sebagai PNS sebelum ada keputusan inkrah dari pihak Pengadilan Negeri.

“PNS saja yang sudah dikurung penjara, biasanya kan dikembalikan lagi, ada kan banyak PNS penipuan segalanya macem, kemudian dia dikembalikan lagi statusnya pegawai negeri. Belum tentu dipecat, kalau dia dipenjara lima tahun ke atas mungkin itu bisa saja terjadi,” katanya, Kamis, 23 Desember 2021.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button