NEWS

Naik Tingkat, 340 Taekwondoin Pangkalpinang Berganti Sabuk

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Pangkalpinang melakukan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk. Kegiatan berlangsung Minggu, 12 Desember 2021 di GOR Depati Bahrien Pangkalpinang.

Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia Pangkalpinang, Mashur Samsuri mengatakan ujiannkenaikan tingkat ini merupakan kegiatan periode kedua yang diikuti sebanyak 340 peserta yang terdiri dari 3 Klub Taekwondo di Pangkalpinang yakni CCTC, Taktic Pangkalpinang dan Family Taekwondo Pangkalpinang Klub (FTPC).

Mashur mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk melihat sudah sejauh mana kesiapan para atlet selama latihan di dojangnya masing-masing.

“Kebetulan kita ditunjuk langsung oleh pihak Provinsi untuk menguji atlet-atlet Taekwondo Pangkalpinang untuk melihat sejauh mana kesiapan mereka selama ini,” ujar pria akrab disapa Dimas itu.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang itu berharap olahraga di Kota Pangkalpinang menjadi yang terbaik dari yang lain, pasalnya di Pangkalpinang sendiri ada lebih dari 500 atlet taekwondo yang aktif terlebih mengingat Pangkalpinang sebagai barometer di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

“Kita ingin olahraga kita di Pangkalpinang ini best of the best lah, jadi kita ingin perubahan baik itu pembinaan, kompetisi, dan juga sampai ke prestasi,” harap dia.

Ke depan, dia ingin taekwondo menjadi olahraga vaforit di Pangkalpinang, karena taekwondo salah satu olahraga unggulan Indonesia dari 14 cabang olahraga yang ada.

Sementara itu, Aldi Abdullah selaku penguji pada ujian taekwondo kali ini menjelaskan bahwa materi yang diujikan dilakukan berdasarkan tingkatan sabuk para peserta diantaranya tendangan/chagi, tangkisan/makki, pukulan/jierugi, serta jurus/poomsae.

“Kalau ujian sabuk putih itu terkait dasar-dasar taekwondo, sedangkan sabuk kuning itu tendangan khasnya begitu juga selanjutnya karna setiap tingkatan sabuk itu memiliki gerakan serta tendangan khasnya masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia juga menambahkan bahwa UKT ini juga bertujuan untuk perbaikan gerakan para peserta jika selama masa latihan ada gerakan-gerakan yang masih salah.

“Ujian kali ini juga sebagai wadah untuk melihat perkembangan selama mereka latihan di unit/dojang tempat mereka latihan, disini kami lihat perkembangannya apa hasil latihan mereka selama 3 bulan ini. Kalau ada yang kurang kita perbaiki dan kita kasih pemahaman,” tukas Aldi.

Release

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button