BANGKA BARATLENSA DAERAHNEWS

Didakwa Memalsukan Surat Rapid Test, PNS Ropian dan Heru Tidak Keberatan

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) terdakwa pemalsuan surat hasil rapid test, Heru Purwanto dan Ropian Jauhari menyatakan tidak keberatan atas dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dodi Darendra Praja saat proses sidang pertama di Pengadilan Negeri Muntok.

Heru Purwanto tenaga pendidik di SDN 12 Kelapa dan Ropian Jauhari yang bekerja di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat itu menghadapi persidangan sendirian tanpa didampingi penasehat hukum.

Usai jaksa penuntut umum membacakan dakwaan, kedua terdakwa menyatakan mengerti dan tak keberatan atas dakwaan yang dikenakan kepada mereka. Persidangan ditutup dan akan dilanjutkan ke persidangan berikutnya yang telah dijadwalkan pekan depan.

Kasi Intel Kejari Bangka Barat, Mario Nicholas mengatakan akan menghadirkan tiga saksi untuk dimintakan keterangannya di persidangan selanjutnya.

“Tadi barusan dibacakan dakwaan terhadap terdakwa pemalsuan rapid test dengan dakwaan pasal 263 ayat 1 KUHPidana, untuk hasilnya para terdakwa tidak merasa keberatan dan menerima dakwaan. Rencananya minggu depan akan dilakukan pemanggilan saksi,” kata Mario setelah proses persidangan selesai, Selasa, 28 Desember 2021.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button