BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA KRIMINALNEWS

Tim Cobra Polres Bateng Tangkap Komplotan Pencuri Perangkat Komputer Alat Berat

Lensabangkabelitung.com, Koba – Tim Cobra Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka Tengah meringkus empat orang yang tergabung dalam komplotan pencuri komponen perangkat komputer alar berat.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Moch Risya Mustario mengatakan kasus tersebut terungkap bermula dari tertangkapnya dua pencuri yakni Vincent Lay alias Achan dan Ayong alias Jawe serta satu penadah yakni Ahyung.

“Kemudian polisi melakukan pengembangan dan mendapati satu penadah lagi yang berada di Jakarta bernama Bong Kwet Fu,” ujar Risya dalam konferensi pers kepada wartawan, Selasa, 2 November 2021.

Melalui hasil interogasi pelaku Ahyung, kata Risya, beberapa barang yang ditadah lalu dikirim kembali diantaranya alat 1 unit kontrelor dan 1 unit monitor merk Komatsu hasil pencurian di TKP Toboali, 1 unit kontrelor, 1 unit monitor, 1 unit ecu, dan 1 box skring merk Kobelco hasil pencuriam di TKP Toboali.

“Lalu ada 2 unit kontroler dan 2 unit monitor merk Hitachi hasil pencurian di TKP Lubuk Besar. Kemudian, 2 unit kontroler dan 2 unit monitor jenis CAT dengan hasil pencurian di TKP Toboali dan terakhir 2 unit monitor PC jenis Hitachi dengan TKP Pasir Putih Pangkalpinang,” ujar dia.

Risya menuturkan pelaku Ahyung mengirimkan barang hasil kejahatan tersebut kepada Bong Kwet Fu alias Abing alias Markus.

“Anggota kemudian mengejar Pelaku Bong Kwet Fu di kediamannya yang berlokasi di daerah Mangga Besar, Kecamatan Taman Sari, Provinsi Jakarta Barat, pada Rabu, 19 Oktober 2021. Namun sesampai disana, pelaku yang diduga sudah mengetahui sedang diburu langsung melarikan diri,” ujar dia.

Penangkapan Bong Kwet Fu, kata Risya, baru berhasil setelah empat hari kemudian saat bersembunyi di kediamannya di Perumahan Malibu Jakarta Barat. Hasil interogasi, kata dia, pelaku Bong Kwet Fu mengakui semua keterangan yang sebelumnya diberikan oleh Ahyung bahwa ia ikut terlibat jual beli barang-barang komponen alat komputer alat berat dari hasil curian.

“Atas perbuatan tersebut, 4 pelaku yakni Vincent, Ayong, Ahyung dan Bong Kwet Fu dijerat Pasal 363 Ayat (2) Jo 64 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara,” ujar dia.

Penulis : Hendri | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button