BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA NASIONALNEWS

Proyek Pengerukan Alur Sungai Kurau Senilai Rp 365 Miliar Dimulai Tahun Depan

Lensabangkabelitung.com, Koba – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan melaksanakan pengerukan alur Sungai Kurau Kecamatan Koba. Pengerukan direncanakan akan menelan waktu dua tahun yang dimulai pada 2022 mendatang dengan menelan anggaran Rp 365 miliar.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan proyek tersebut dibebankan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan tujuan pengendalian banjir Desa Kurau.

“Beberapa waktu lalu saya sudah bertemu dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai dan mendapatkan paparan untuk pengerukan alur sungai Kurau akan dilakukan pada 2022 hingga 2023,” ujar Algafry kepada wartawan, Kamis, 11 November 2021.

Demi pemantapan pelaksanaan pengerukan, kata Algafry, pihaknya melakukan rapat pemantapan pengerjaan pengendalian banjir sungai Kurau bersama Pemprov Bangka Belitung.

“Pelebaran sungai Kurau ini memang penting karena menjadi akses utama masyarakat nelayan. Nantinya dengan pengerjaan ini, nelayan akan dimudahkan saat keluar masuk alur muara sungai Kurau, dan tidak lagi menunggu pasang surut air. Ini juga bisa meningkatkan perekonomian, akses ke Pulau Ketawai juga jadi lebih mudah,” ujar dia.

Algafry menuturkan proyek tersebut tidak hanya pengerukan saja. Tetapi juga dilaksanakan pembangunan tanggul, relokasi rumah warga, penataan kawasan pemukiman tepian sungai hingga pembangunan cek dum di hilir sungai untuk mencegah terjadinya sedimentasi sungai.

“Untuk pembangunan tanggul, relokasi rumah warga memang sudah direncanakan dan juga sudah disosialisasikan. Alhamdulillah masyarakat ini paham dan mengerti. Semoga semua berjalan lancar,” ujar dia.

Penulis : Hendri | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button