BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA NASIONALNEWS

Pengurus FKPAI Bangka Tengah Resmi Dikukuhkan, Ditugaskan Tekan Kasus Pernikahan Dini

Lensabangkabelitung.com, Koba – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah resmi mengukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Bangka Tengah periode 2021 – 2024 di Gedung Serbaguna Bateng, Kamis, (11/11/2021).

Sekda Bangka Tengah Sugianto mengatakan penyuluh agama adalah seorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran.

“Kehadiran FKPAI memiliki fungsi edukasi, fungsi informatif dan fungsi advokatif, terutama di bidang agama Islam bagi masyarakat, jadi kita harap sinergi antara program-program yang ada di Kemenag dengan program pemerintah daerah dapat terarah,” ujar dia.

Sugianto menuturkan bahwa FKPAI memiliki peran yang penting dalam mencegah pernikahan dini, apalagi Provinsi Bangka Belitung berada diurutan nomor satu untuk kasus pernikahan dini di Indonesia.

“Peran FPKAI ini juga kita harapkan bisa mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya mencegah pernikahan dini ini di era pergaulan yang sangat luar biasa ini. Jadi kami juga berharap mereka mempunyai pengetahuan yang terus bertambah di semua aspek, sehingga peran mereka dapat kita sinergikan dengan berbagai program pemerintah,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua FKPAI Bateng Sarini mengatakan penyuluh agama islam merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam pelaksanaan tugasnya membimbing umat dan mengembangkan visi misi Kementerian Agama, yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, sejahtera lahir batin.

“Alhamdulillah dengan terbentuknya Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam, Insyaallah ke depannya apa yang diamanatkan Pemerintah untuk memajukan masyarakat Bateng akan kami laksanakan dengan baik, terutama terhadap para remaja ini, seperti ada anak-anak yang putus sekolah dan menikah dini,” ujar Sarini.

Kata Sarini, kedepannya anak-anak ini akan lebih diarahkan ke dalam kegiatan di Karang Taruna dan sebagainya.

“Tentu untuk ke depannya anak-anak ini akan kira arahkan ke dalam berbagai kegiatan yang ada di karang taruna, Irmas dan lainnya, kita juga melihat Bangka Belitung saat ini pernikahan dini nomor 1 seluruh Indonesia dari 34 provinsi, jadi dengan adanya penyuluh agama Islam ini Insya allah kedepan kita akan mengurangi kasus pernikahan dini,” ungkapnya.

Penulis : Hendri | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button