BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA NASIONALNEWS

Pemkab Bangka Tengah Gelar Sosialisasi Permodalan Bagi UMKM

Lensabangkabelitung.com, Pangkalan Baru – Menindaklanjuti pelaksanaan kegiatan Pengembangan Usaha Mikro dengan Orientasi Peningkatan Skala Usaha menjadi usaha kecil, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Permodalan Bagi Usaha Mikro, bertempat di Grandvella Hotel, Kecamatan Pangkalan Baru, Rabu (10/11/2021).

Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ahmad Syarifullah Nizam, SE., M.AP dalam sambutannya mengatakan bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu pilar utama pendorong perekonomian secara nasional dan regional. Ini terlihat dari kontribusi UMKM terhadap PDRB Nasional yakni sebesar 32,1% pada tahun 2020 dengan rasio kewirausahaan terhadap jumlah penduduk Bangka Tengah sebesar 5,90%.

“Fokus pemerintah pada UMKM dapat terlihat pada kebijakan pusat yang sangat berpihak kepada para pelaku UMKM. Antara lain penerbitan Undang-Undang Cipta Kerja yang memberikan berbagai kemudahan dan perlindungan terhadap pelaku UMKM. Selain itu produk turunan Undang-Undang Cipta Kerja yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 2021 juga memberikan kemudahan perizinan UMKM, permodalan, kemudahan akses pemasaran dan perlindungan bagi UMKM,” jelasnya.

Syarifullah juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah juga mendorong para UMKM untuk dapat mengakses permodalan, berbagai program dalam bidang akses permodalan semakin di pacu baik dari lembaga Perbankan maupun non Perbankan. Antara lain program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Program Permodalan Dana Bergulir yang merupakan produk permodalan lokal milik Bangka Tengah yang dikerjasamakan dengan bank Syariah Babel mulai dari tahun 2006 yang lalu.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap, para peserta yang sebagian besar berasal dari unsur Aparatur Pemerintah Kelurahan dan Desa dapat menjadi agen informasi bagi masyarakat pelaku UMKM khususnya dan masyarakat di daerah pada umumnya terkait dengan akses permodalan ini. Juga dapat menjadi agen edukasi bagi masyarakat pelaku UMKM agar akses permodalan ini dapat betul-betul dipergunakan untuk kebutuhan yang bersifat produktif, sehingga para pelaku UMKM dapat meningkatkan volume usahanya,” harapnya.

Selain itu harapan yang sama disampaikannya untuk para narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk dapat memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada para peserta tentang akses permodalan bagi UMKM.

“Semoga kedepan pelaku UMKM kita akan semakin sejahtera dan semakin unggul,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hery Fachriansyah, Kepala Seksi UKM di Disperindakop-UKM Bateng selaku Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan bahwa peserta kegiatan sosialisasi ini berjumlah 100 orang, yang terdiri dari Lurah / Kepala Desa atau yang mewakili se-Kabupaten Bangka Tengah dengan total 63 orang, para penyuluh Disperindagkop-UKM Kabupaten Bateng sebanyak 27 orang dan pelaku UMKM sebanyak 10 orang.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan terkait akses pembiayaan bagi para pelaku UMKM di Bangka Tengah. Adapun para narasumber berasal dari Dinas Perindagkop-UKM Kabupaten Bangka Tengah,  Bank Syariah Bangka Tengah, Bank BRI dan Bank Sumsel Babel,” paparnya.

Penulis : Hendri | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button