BANGKA TENGAHLENSA DAERAHNEWS

Kericuhan Warnai Final Turnamen Bola Voli Piala Bupati Bangka Tengah

Lensabangkabelitung.com, Koba – Penutupan turnamen Bola Voli Piala Bupati Bangka Tengah Tahun 2021 yang mempertemukan tim Simpang Perlang dengan tim Desa Nibung di partai puncak harus tertunda setelah terjadi insiden kericuhan.

Kericuhan dipicu adanya aksi pelemparan terhadap atlet Desa Nibung sesaat setelah terjadi listrik padam di GOR Mini Koba, Minggu Malam tadi. Tidak terima kejadian tersebut, atlet Desa Nibung memilih untuk tidak melanjutkan pertandingan.

Kejadian tersebut bahkan harus membuat Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman keluar lokasi pertandingan untuk menemui penonton dan pemain Desa Nibung guna menenangkan situasi. Meski begitu para pemain ngotot untuk tidak mau melanjutkan pertandingan.

“Saya ingatkan, turnamen ini terselenggara untuk tujuan mempererat silaturahmi dan ukhuwah bersama, jadi persatuan dan kesatuan adalah hal utama,” ujar Algafry.

Dia meminta perbedaan pendapat yang terjadi bisa dibicarakan secara baik-baik dan didiskusikan karena menang kalah dalam pertandingan adalah hal yang biasa.

“Mudah-mudahan semuanya bisa berjiwa besar dan ada evaluasi untuk ke depannya dalam membuat event, seperti kenapa bisa mati listrik, bagaimana antisipasinya dan lainnya, ini hal yang baik sebagai evaluasi kita bersama. Saya yakin mereka ini yang sudah terjun ke bidang olahraga ini sudah dewasa dan tingkat sportivitasnya sangat tinggi,” ujar dia.

Ketua PBVSI Bangka Tengah, Erwin mengungkapkan jika pihaknya telah berdiskusi dengan tim bola voli Desa Nibung untuk melakukan pertandingan lanjutan. Namun mau atau tidak, kata dia, keputusan ada pada tim Desa Nibung.

“Kita beri waktu dua hari untuk mereka memutuskan, apakah mau melanjutkan pertandingan ataukah tidak. Kalau mau melanjutkan, maka pertandingan akan segera digelar, dan jika tidak maka akan kita anggap kalah WO,” tegasnya.

Penulis : Hendri | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button