BANGKA SELATANNEWS

Banjir Terjadi di Dua Kecamatan di Bangka Selatan, Kapan BPBD Dibentuk Pak Bupati?

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Tingginya intensitas curah hujan hari ini membuat dua kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan terendam banjir. Kondisi tersebut membuat antisipasi dan penanganan bencana di daerah itu terhambat karena hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Selatan belum juga terbentuk.

Kepala BPBD Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan wilayah yang terendam banjir untuk hari ini ada di Kabupaten Bangka Selatan, tepatnya di Kecamatan Toboali dan Kecamatan Simpang Rimba.

“Untuk Kecamatan Toboali, banjir terjadi Kelurahan Tanjung Ketapang yang meliputi Pantai Batu Kapur, Pantai Kelisut dan Kampung Sukadamai. Sementara di Kecamatan Simpang Rimba ada di Desa Rajik,” ujar Mikron kepada wartawan, Rabu, 10 November 2021.

Mikron menuturkan pihaknya mengerahkan dua tim ubruk diperbantukan menangani banjir di Kabupaten Bangka Selatan.

“Tim pertama ke Kecamatan Toboali dan tim yang kedua menuju Desa Rajik Kecamatan Simpang Rimba. Tugasnya membantu warga dan melakukan pendataan,” ujar dia.

Menurut Mikron, hujan deras yang terjadi sejak siang tadi membuat air tergenang hingga lutut orang dewasa.

“Saat ini intensitas hujan mulai reda. Namun kita imbau warga untuk tetap waspada,” ujar dia.

Peristiwa banjir di Bangka Selatan turut memantik pertanyaan bagaimana kesiapan dan kelengkapan pemerintah daerah setempat dalam menangani bencana. Saat ini, Bangka Selatan satu-satunya daerah yang belum memiliki BPBD.

“Bangka Selatan adalah daerah yang paling minim kesiapan penanggulangan bencananya jika dibandingkan dengan wilayah lain di Bangka Belitung. BPBD belum terbentuk sehingga anggotanya masih kurang. Kelengkapan dan peralatan paling minim juga ada di Bangka Selatan karena APBD-nya belum ada,” ujar Mikron.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button