NEWSPANGKALPINANG

Amankan Aset, Pemkot Usulkan 76 Lahan untuk Disertifikasi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam mengikuti rapat koordinasi program
pencegahan korupsi terkait aset Pemerintah Kota Pangkalpinang secara daring yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di ruang rapat Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis, 18 November 2021.

Dalam paparannya, Radmida menyampaikan Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama BPN siap mendukung percepatan sertifikasi lahan yang belum memiliki sertifikat untuk mendapatkan kepastian hukum terkait tanah bidang dan tanah jalan.

“Kami punya komitmen percepatan sertifikasi. Untuk dana sudah kami anggarkan dan koordinasi dengan BPN selalu kami lakukan. Di Bakueda telah ada tim yang khusus bekerja untuk menangani desk ini,” ujar Radmida.

Saat ini menurut dia, pemkot berencana mengusulkan 76 lahan untuk disertifikasi. Ada 9 sudah selesai tersertifikasi, dalam tahap pemberkasan ada 9 berkas dan 58 lahan didaftarkan dan telah dilakukan pengukuran oleh BPN.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pencegahan Wilayah II KPK, Nana Mulyana menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan untuk membangun soliditas dan sinergitas antar lembaga terkait aset negara.

Sesuai pasal 6 huruf (a) UU No 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK memiliki tugas melakukan tindakan-tindakan pencegahan sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi terutama terkait dengan aset negara.

Rakor virtual turut dihadiri Kepala Bakueda Kota Pangkalpinang, Kepala Bappeda dan Litbang, Inspektur serta perwakilan OPD terkait.

Release

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button