LENSA KRIMINALNEWS

Sidang Vonis Ditunda, Nasib Pemilik Akun FB Ayak Bedincak Ditentukan Pekan Depan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Kamis, 14 Oktober 2021, menunda pembacaan vonis terhadap Sukma Wijaya yang menjadi terdakwa atas kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Terdakwa Sukma Wijaya yang merupakan pemilik akun Facebook Ayak Bedincak dimajukan ke muka persidangan, setelah dilaporkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus Hakim lewat kuasa hukumnya Iwan Prahara pada Kamis tanggal 4 Juni 2020 lalu. Laporan tersebut disampaikan ke polisi karena postingan pemilik akun Facebook Ayak Bedincak dianggap tendensius, menyebar fitnah dan mengganggu privasi pelapor dalam tugas kedokterannya selama penanganan Covid-19.

Melalui serangkaian penyelidikan dan penyidikan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung akhirnya menetapkannya sebagai tersangka dan kasus tersebut pun bergulir di kejaksaan hingga ke pengadilan.

Humas PN Pangkalpinang Hotma Sipahutar mengatakan perkara pidana dengan nomor 112/Pid.Sus/2021 PN Pangkalpinang dengan terdakwa Sukma Wijaya bin Wahar yang diagendakan hari ini memang agenda sidang putusan. Namun pembacaan putusan dikatakannya mengalami penundaan.

“Ditunda oleh majelis hakim karena belum selesai musyawarah untuk putusan. Untuk itu persidangan ditunda pada hari Selasa tanggal 19 Oktober 2021,” ujar Hotma kepada wartawan, Kamis, 14 Oktober 2021.

Hotma menuturkan sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Sukma Wijaya sudah digelar pada Selasa, 28 September 2021 lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah membacakan tuntutannya.

“Sebelumnya JPU menuntut terdakwa Sukma Wijaya dengan enam bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan penjara,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button