BANGKANEWS

PT Timah Bantu Pemasangan kWh Meter di Dermaga Nelayan Jalan Laut

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – PT Timah Tbk melalui program CSR-nya memberikan bantuan sarana penerangan, berupa pemasangan satu unit kWh .eter untuk dermaga nelayan di alur muara, lingkungan Jalan laut, kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin, 25 Oktober 2021.

Untuk sampai di dermaga tim harus
Menyusuri jalan setapak menuju alur muara. Di sana ada puluhan perahu nelayan terpakir.

Tingginya aktivitas nelayan yang melaut pada malam hari, membuat penerangan menjadi kendala bagi para Nelayan dalam melakukan aktifitasnya.

Berdasarkan hal ini membuat Donni, Kepala Lingkungan Jalan Laut, kelurahan Matras berinisiatif untuk mengajukan bantuan sarana penerangan, berupa pemasangan KWH Meter kepada PT Timah Tbk.

“Sebelumnya para Nelayan cuma menggunakan senter kepala sebagai alat penerangan mereka saat akan pergi kelaut ataupun pulang dari laut,” ungkap Donni.

Tak hanya itu saja, keterbatasan penerangan juga berbahaya bagi nelayan saat akan turun ke perahu ataupun naik ke dermaga.

“Khawatirnya nanti tergelincir, karena jarak pandang yang tidak luas. Selain sebagai sarana penerangan dermaga, listriknya pun nantinya dapat dimanfaat warga dalam bentuk lainnya misalkan untuk memperbaiki perahu ataupun sebagainya,” sambung Donni.

Donni sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan PT Timah ini, bukan tanpa sebab dermaga yang mereka miliki ini setiap paginya selalu ramai dikunjungi warga sekitar Sungailiat untuk membeli langsung ikan-ikan yang masih segar seperti ikan krisi, ciu dan lainnya.

“Kami ucapkan terimakasih atas bantuan yang sudah diberikan, kami berharap ke ddepan PT Timah dapat membantu kami lagi dalam pembangunan jalan setapak menuju dermaga ini agar akses Warga menuju dermaga ini menjadi lebih mudah. Semoga PT Timah tambah sukses selalu,” ujar Donni.

Senada Afu (52) nelayan setempat menceritakan sejak puluhan tahun silam dirinya setiap hari sudah menggunakan dermaga ini.

“Dari usia saya 16 tahun hingga saat ini saya masih melaut, selama ini saya kalau berangkat melaut itu antara pukul 02.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB, tentu saja ini menjadi kendala ketika fasilitas penerangan tidak layak,” katanya.

Ia mengapresiasi bantuan penerangan dari PT Timah Tbk, pasalnya ini memang sangat dibutuhkan pihaknya.

“Terima kasih kepada PT Timah sudah membantu kami para nelayan dalam memberikan fasilitas penerangan dermaga ini. Tentu saja dengan adanya penerangan ini kami sangat terbantu dalam melakukan kegiatan, serta lebih nyaman dalam melakukan aktifitas di dermaga ini,” ujar Afu.

Release

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button