BANGKA SELATANNEWS

Dua Pengedar Sabu di Toboali Diciduk Tim Cheetah Satres Narkoba Polres Basel

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Tim Cheetah Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Selatan berhasil mengamankan dua orang warga Jalan Payak Ubi, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan yang diduga sebagai pengedar narkoba.

Kedua tersangka yang diamankan yakni Sepajar alias Fajar (47 tahun) dan Diansyah alias Yok (34 tahun). Keduanya diamankan di dua lokasi yang berbeda pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Kasat Narkoba Polres Basel, Iptu Husni Afriansyah seizin Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan mengatakan, tersangka Sepajar alias Fajar berhasil diamankan anggota Satres Narkoba di kediamannya yang berada di Jalan Payak Ubi Toboali.

“Dari tersangka Fajar ini ditemukan barang bukti 25 paket Narkotika jenis Sabu yang terdiri dari 2 paket besar dan 23 paket kecil dengan berat bruto 11,88 gram. Berdasarkan keterangan tersangka bahwa ia mendapatkan barang tersebut dari saudara Diansyah,” kata Iptu Husni Afriansyah kepada wartawan, Selasa 26 Oktober 2021.

Ia menuturkan, dari keterangan tersangka Sepajar, pihaknya melakukan pengembangan dan mencari keberadaan Diansyah. Lalu sekitar pukul 04.00 WIB pihaknya berhasil mengamankan tersangka Diansyah alias Yok di sebuah kontrakan di Jalan Payak Ubi.

“Saat ini kedua tersangka dan juga barang bukti narkotika jenis Sabu sudah diamankan di Mapolres Bangka Selatan guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar dia.

Selain barang bukti narkoba, kata Iptu Husni, pihaknya juga mengamankan barang bukti 6 bungkus plastik bening kosong berukuran besar, 3 Ball Plastik klip bening ukuran besar, 1 Unit timbangan digital warna silver, 2 Unit handphone Merk VIVO warna biru, 1 unit handphone Nokia warna hitam, 2 buah sekop yang terbuat dari pipet minuman, 1 buah dompet warna merah, 1 buah kantong plastik warna putih, 1 buah bungkus timbangan digital warna hitam uang sebesar Rp 400.000.

Ia menambahkan kedua tersangka disangkakan dengan pasal Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo 132 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Untuk ancaman pasal 114 itu minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun dan 112 minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan pasal 132 permufakatan jahat ancaman sama dengan pasal 114 dan 112,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button