NEWS

Alat Lama Mulai Rusak, Labkesda Berencana Tambah Mesin PCR

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Banyaknya permintaan test PCR untuk syarat penerbangan dan keperluan skrining membuat mesin PCR yang berada di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Belitung sudah mulai mengalami kerusakan. Hal ini diungkapkan Kepala UPTD Labkesda Dinkes Bangka Belitung Sujari.

Dia mengatakan mesin PCR yang sudah beroperasi selama pandemi sempat mengalami kerusakan. Namun secara rinci, pihak Labkesda tidak menyebutkan apa kerusakan dan permasalahannya.

“Mesin kita selama ini sudah pernah maintenance, kemarin awal Oktober mengalami kerusakan tapi tidak parah, sempat terhenti kemarin dua hari karena ada pertukaran alat sementara. Memperbaiki kemarin itu memakan waktu sekitar dua minggu,” ucap Sujari kepada Lensabangkabelitung.com pada Rabu, 27 Oktober 2021.

Saat ini Labkesda Dinkes Bangka Belitung rata-rata melakukan Swab PCR sebanyak 100-200 perhari, dan pengoperasionalannya hanya sampai jam dua siang.

Selain itu, Sujari menjelaskan, mesin PCR yang ada di Labkesda saat ini sudah tidak memiliki garansi. Untuk maintenance dilakukan dengan kerja sama dengan pemilik alat. Rencananya Labkesda juga akan menambah mesin PCR satu lagi untuk berjaga-jaga.

“Saya lapor ke Pak Gubernur kemarin, alat kita cuma satu, susah kalau ada kerusakan. Rencana mau memindahkan alat yang ada di BNPB Pusat ke kita jadi bisa untuk meng-handle alat satunya,” katanya.

Rencana pemerintah pusat yang akan menurunkan harga PCR, tidak dapat dipungkiri akan bertambahnya orang yang melakukan test PCR, baik keperluan skirining maupun perjalanan.

“Kalau ada lonjakan test saat penurunan harga PCR nanti, kita siap tidak siap harus siap, karena kita kan melayani. Yang terpenting SDM kita jangan ada yang positif karena itu sangat mempengaruhi di kita,” ucap Sujari.

Penulis: Louis | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button