NEWS

Pelatihan Kewirausahaan Dinas UMKM Babel Hanya Terealisasi 60 Persen

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Asisten Daerah (ASDA) Bidang Administrasi Umum Yulizar Adnan mengatakan beberapa program dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dapat menyerap anggaran mendekati 100persen atau terealisasi di angka 90persen ke atas sepanjang 2020, tahun lalu. Kendati begitu, program fisik pelatihan kewirausahaan belum berjalan maksimal dan hanya terealisasi hanya 60 persen imbas dari Pandemi Covid-19.

Hal di atas disampaikan Yulizar saat menjalani rapat panitia khusus (Pansus) Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) bersama dengan DPRD Bangka Belitung yang dipimpin langsung oleh Ketua Pansus LKPJ, Johansen Tumanggor, baru – baru ini, di Kantor DPRD Bangka Belitung.

“Dalam rapat pansus ini pembahasan mengenak realisasi dinas umkm di tahun 2020, di mana secara rata – rata terealisasi di atas 90 persen, hanya beberapa serapan di bawah 60persen, serapan yang di bawah 60persen diakibatkan pandemi Covid – 19,” kata
Asisten Daerah (ASDA) Bidang Administrasi Umum Yulizar Adnan.

Yulizar Adnan menjelaskan serapan anggaran hanya terealisasi 60persen itu hanya terjadi program kerja pelatihan kewirausahaan yang tidak dapat berjalan maksimal imbas pandemi selama dua tahun terakhir.

“Harusnya kita dapat melaksanakan pelatihan ini, seharusnya pelatihan tatap muka, ternyata karena ada pandemi kita tidak mengadakan pelatihan itu, jadi lewat daring saja, jadi biayanya semakin terjadi penghematan,” terangnya.

Dalam pelatihan itu, sambung Yulizar Adnan, hahwa peserta pelatihan berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung, dan dapat mempromosikan dan menjual snack makanan hasil produksi pelaku usaha. Dari pelatihan itu, yang seharusnya ditarget menyerap anggaran 100 persen, namun harus turun menjadi 60 persen.

“Pertemuan dengan Pansus LKPJ DPRD Bangka Belitung ini hanya konfirmasi saja, karena ada bebrapa serapan kami di atas 90 persen, nah yang pelatihan kewirausahaan hanya 60 persen. Serapa keuangannya saja 60prsen tapi fisiknya tetap 100 persen terlaksana,” paparnya lebih lanjut.

Meskipun begitu, program fisik dan serapan anggaran oleh Dinas UMKM masih di atas rata-rata dan hampir memenuhi target yakni berada di angka 93persen dan menyentuh angka 100persen. Kedepan, pihaknya berharap program fisik lainnya diupayakan tetap berjalan maksimal sebagaimana diutarakan oleh anggota dewan yang tergabung dalam Pansus LKPJ itu.

Penulis : Mohammad Rahmadhani

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button