NEWS

Pelaku Pengrusakan KIP CBL Ditahan, Kapolda Babel Bantah Ada Kriminalisasi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat membantah jika upaya proses hukum terhadap tujuh orang pelaku pengrusakan Kapal Isap Produksi (KIP) Citra Bangka Lestari (CBL) disebut sebagai bentuk kriminalisasi.

“Tidak ada kriminalisasi. Pidana murni. Bukan kita pro atau kontra terhadap pertambangan timah. Kita tidak peduli itu. Semua ada dasarnya,” ujar Anang saat konferensi pers dengan wartawan di Ruang Dialog Publik Mapolda Bangka Belitung, Selasa, 20 Juli 2021.

Anang menuturkan faktor adanya pelanggaran dengan telah terjadinya kekerasan dan pengrusakan adalah hal utama yang perlu dibahas. Apalagi saat kejadian, kata dia, KIP tersebut dikuasai selama dua hari.

“Sudah kita peringatkan secara soft di hari pertama. Tolong semuanya untuk turun baik-baik jangan ada kegiatan. Tapi tidak mau. Mereka melawan petugas. Dianggap petugas itu tidak ada apa-apanya,” ujar dia.

Anang mencontohkan kejadian pro kontra pertambangan yang berujung proses hukum medio akhir 2019 lalu. Dimana ada pihak yang kontra penambangan, melakukan penganiayaan terhadap pihak yang pro.

“Kemudian penganiayaannya itu yang diurus oleh polisi. Jadi bukan masalah pertambangannya. Bukan karena pro kontra penambangannya. Sehingga polisi diisukan melakukan kriminalisasi. Ini juga begitu. Bukan kita pro atau kontra pertambangan timah. Kita tidak peduli itu. Semua ada dasarnya. Tapi pengrusakan ini yang perlu kita bahas. Silahkan datang ke Pangkalbalam melihat kondisi kerusakan kapal. Apakah pantas seperti itu. Jadi bukan kriminalisasi. Kita di pengrusakan. Soal pro kontra tambangnya tidak ada. Polri tidak menyentuh ke sana,” ujar dia.

Anang menegaskan bahwa dia dan anggotanya akan melakukan pendalaman guna membuktikan ada atau tidaknya skenario yang dilakukan pihak lain untuk menggerakkan massa hingga sampai melakukan kekerasan dan pengrusakan.

“Skenario ini perlu didalami. Kita baru mengambil mereka kemarin dan hari ini dinyatakan tersangka. Dari situ kita dalami apakah pengaruh dari luar bahwa orang dari luar turut menggerakkan mereka. Saya harapkan mereka terbuka saja kalau memang digerakkan orang lain. Bilang saja siapa penggeraknya. Sehingga kita akan proses dia di manapun dia berada. Di luar Babel pun penggeraknya kita akan proses,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button