NEWS

Nelayan Beri Ultimatum: Tidak Akan Bubar Sebelum Gubernur Datangi Aik Antu

Lensabangkabelitung.com, Bangka – Ratusan nelayan yang terdiri dari perairan laut Aik Antu, Bedukang, Deniang Matras, dan wilayah lainnya menunggu kedatangan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman ke lokasi aksi.

Nelayan menuntut kepada gubernur agar tidak ada aktivitas pertambangan mulai dari perairan Matras sampai Pesaren, agar tidak ada lagi kerusakan laut yang diakibatkan oleh pertambangan.

Suhardi, salah satu nelayan yang ikut aksi, mengatakan akan terus bertahan dan menunggu kedatangan gubernur, dan para nelayan akan terus menunggu di kapal isap produksi (KIP) Citra Bangka Lestari (CBL).

“Kami tetap bertahan, menunggu kedatangan Gubernur Bangka Belitung ke sini, masa gubernur tidak berani temui nelayan sih,” ucap Suhardi saat dijumpai Selasa, 13 Juli 2021.

Suhardi juga mengatakan bahwa dirinya bersama dengan kawan-kawan nelayan lainya tidak akan mundur sampai gubernur menemui mereka di atas kapal.

“Kita akan tetap bertahan di atas kapal, menyebarkan informasi ini sampai gubernur mau datang, kalau datang temui kami di atas kapal,” kata dia.

Dia menuturkan, ada sebanyak 300 lebih nelayan yang bergantian menjaga Kapal CBL, nelayan yang ikut pun karena kemauan sendiri, tidak ada yang mengerahkan.

“Nelayan sampai sekarang nekat duduki kapal, nelayan yang datang ke kapal itu semuanya kemauan sendiri, bukan dikerahkan, karena kalau dikerahkan ada kepalanya,” ucapnya.

Adapun untuk bahan makanan yang diberikan kepada para nelayan semua didapat dari hasil patungan masyarakat, dan sebagian nelayan juga masih melakukan penangkapan ikan sebagai pekerjaannya.

“Kalau namanya rakyat susah itu banyak yang membantu, pasang jaring itu keluar dari kapal sedikit, kalau ada ikan syukur, kalau tidak ada ya bukan rezeki,” kata Suhardi.

Penulis: Louis BY

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button