NEWS

Jangan Telat Menyadari, Ruang Gerak Terorisme Harus Makin Dipersempit

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Tertangkapnya dua orang baru-baru ini di Bangka Belitung yang terindikasi terlibat terorisme, memberi bukti kalau sesungguhnya jaringan terorisme itu demikian nyata dan dekat, bahkan ada di provinsi ini. Karena itu, kewaspadaan, kepedulian, dan sensitifitas harus makin ditingkatkan di tiap lingkungan.

Hal demikian, dinyatakan Ketua Umum DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kepulauan Bangka Belitung, Prima Kurnia, Sabtu, 3 Juli 2021.

Menurut Prima, tiap kepala desa, ketua RW, ketua RT harus lebih peduli pada aktivitas warga lingkungannya. Pun demikian untuk tiap warga, bisa segera laporkan kepada aparat berwenang bila menemui adanya aktivitas yang mencurigakan.

“Bagaimana pun, ruang gerak sel-sel terorisme yang bergerilya membangun kekuatan, harus makin dipersempit. Jangan sampai telat untuk menyadari,” ujar Prima.

Kader muda Partai Golkar ini juga mengingatkan, kesadaran di lingkungan keluarga terdekat, juga harus makin diperkuat. “Para orang tua harus rutin memeriksa aktivitas anak-anaknya di dunia maya. Karena di masa pandemi ini, pendoktrinan, propaganda dan bahkan rekrutmen berlangsung di dunia maya. Perlu waspada. Orang tua perlu juga ‘kepo’ pada pertemanan anak-anaknya. Kalau terjadi perubahan perilaku anaknya, bisa secepatnya terdeteksi,” tutur Prima.

Bagaimana pun, lanjut Prima, sel-sel terorisme terus bergerilya untuk mencari ‘bahan bakar’ baru dari simpatisan maupun merekrut jaringan baru. “Untuk menangkalnya maka program-program kontra radikalisme harus digencarkan, dengan memberi pemahaman utuh tentang kebangsaan,” tutur dia.

Dalam hal ini, menurut Prima, kader-kader AMPI siap bergerak membantu pemerintah dalam menangkal aksi terorisme.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button