BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA EKONOMINEWS

Guru Ngaji, Marbot Masjid Hingga Dhuafa di Pesisir Bangka Selatan Terima Bantuan Kompensasi KIP

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Pemkab Bangka Selatan bersama PT Timah Tbk dan mitra beserta Tim Basel Hame-hame Bergerak (Baher) kembali menyalurkan bantuan kepasa masyarakat di wilayah pesisir Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Senin 19 Juli 2021.

Kali ini bantuan kompensasi KIP Mitra PT Timah dengan memberikan santunan bagi 56 orang guru ngaji, 36 orang marbot serta 116 kaum duafa di wilayah pesisir. Penyerahan santunan senilai Rp 500 ribu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi.

Selain bantuan berupa santunan, melalui program CSR, ada juga bantuan delapan ekor sapi dari mitra PT Timah Tbk meliputi 8 ekor sapi kurban, alat kesehatan berupa 10 unit tabung oksigen berikut regulator, kursi roda dan beberapa unit mesin kapal sesuai pengajuan dari nelayan, wakaf Alquran, serta bantuan pendukung perbaikan rumah warga yang rusak.

Debby Vita Dewi mengucapkan terimakasih kepada PT Timah, Mitra PT Timah, dan Tim Baher yang telah menyalurkan bantuan CSR kepada masyarakat Bangka Selatan.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama PT Timah Tbk, Mitra dan Tim Baher kembali menyalurkan bantuan untuk masyarakat di Kecamatan Toboali khususnya di pesisir Kelurahan Tanjungketapang. Kami pemerintah daerah tentu sangat mengapreasiasi sekali apa yang dilakukan PT Timah dan Mitranya yang telah peduli kepada masyarakat, apalagi ditengah situasi pandemi saat ini,” kata Debby Vita Dewi. 

Sementara, General Manager (GM) PT Timah Tbk Robertus Bambang Susilo menyebut PT Timah akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat untuk selalu membantu masyarakat dengan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan. 

“Kita akan berusaha memaksimalkan potensi sumber daya alam di Basel dan juga hasilnya bisa bermanfaat untuk khalayak ramai. Entah itu kontribusinya bersifat langsung seperti kompensasi dan CSR maupun yang bersifat tidak langsung,” kata Robertus.

Ia menuturkan, jika PT Timah tidak dapat bergerak sendirian, untuk itu diperlukan berkolaborasi bersama seluruh unsur dari mulai pemerintah daerah dan jajaran serta masyarakat sehingga apa yang sudah diprogramkan dapat berjalan maksimal. 

“Kedepannya, PT Timah Tbk akan selalu berusaha semaksimal mungkin terus memberikan kontribusinya kepada masyarakat, bukan hanya program CSR dan kompensasi saja. Melaikan juga pemberdayaan masyarakat dan pelatihan-pelatihan,” ujar dia.

Koordinator Tim Baher Ansori mengatakan, bantuan yang disalurkan dari mitra PT Timah ada 2 bantuan, CSR dan Non CSR yang disalurkan. Bantuan pertama santunan kepada 206 orang mulai dari kaum dhuafa, janda lansia, marbot masjid, guru ngaji kampung dan 10 unit alat kesehatan. 

Untuk khusus alkes, kata Ansori bagi masyarakat yang ingin menggunakannya, bisa menghubungi tim Baher. Dia berharap tabung oksigen dan kursi roda dapat digunakan.

“Itu semua gratis ya. Kemudian ada juga penyerahan 8 ekor sapi kurban untuk disalurkan ke 8 titik di wilayah pesisir. Bantuan untuk warga yang mau bangun rumah baru karena tempatnya sudah mau roboh dan mesin kapal untuk 2 kelompok nelayan,” kata dia.

Salah seorang masyarakat penerima bantuan santunan, Baharudin mengaku sangat terbantu atas apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Basel bersama PT Timah Tbk dan Mitra.

“Terima kasih kepada pemerintah dan PT Timah atas perhatiannya kepada orang yang tidak mampu, saya dan istri merasa sangat terbantu, semoga semua selalu diberikan kemudahan dan rezeki yang melimpah,” kata Baharudin.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button