BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA KESEHATANNEWS

Bangka Selatan Bangun 300 Unit Tangki Septik Skala Individual Perdesaan

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2021 lakukan pembangunan 300 unit tangki septik skala individual di lima desa.

Kepala DPKPLH Bangka Selatan, Gatot Wibowo mengatakan, pada tahun 2021, pihaknya mendapatkan jatah kegiatan pembangunan beberapa infrastruktur seperti pembangunan tangki septik untuk tematik stunting, tematik penanggulangan kemiskinan, pembangunan TPS3R, perumahan hingga instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) dan peningkatan TPA yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2021 dan adapula yang bersumber dari APBN 2021. 

“Untuk pembangunan tangki septik skala individual perdesaan ada di lima desa seperti di Desa Jelutung II Kecamatan Simpang Rimba sebanyak 50 unit dengan anggaran Rp 425 juta, di Desa Serdang sebanyak 100 unit dengan anggaran Rp 850 juta, di Desa Keposang sebanyak 50 unit dengan anggaran Rp 425 juta, di Desa Kepoh sebanyak 50 unit dengan anggaran Rp 425 juta dan di Desa Air Bara dengan jumlah 50 unit serta dengan anggaran Rp 425 juta,” kata Gatot kepada wartawan, Senin, 12 Juli 2021.

Ia menuturkan, selain pembangunan tangki septik, adapula pembangunan tempat pengelolaan sampah reduce, reuse dan recycle (TPS3R) yang dibangun di tiga desa yakni di Desa Payung, Desa Sidoharjo dan Desa Nadung dengan jumlah masing-masing satu unit per desa dengan nilai anggaran sebesar Rp 573 juta.

“Dalam bidang perumahan, kita juga memberikan bantuan pembangunan baru rumah secara swadaya di dua desa di Kecamatan Air Gegas yaitu di Desa Air Gegas sebanyak 26 unit dan di Desa Nyelanding sebanyak 35 unit. Selain itu, ada juga pembangunan IPLT di Kecamatan Toboali dan peningkatan TPA di Desa Kepoh yang mana kedua pembangunan ini bersumber dari APBN,” ujar dia.

Gatot mengungakapkan, pihaknya akan terus melakukan upaya jemput bola sehingga dapat diketahui desa mana saja yang belum maksimal dalam penerapan hidup bersih ataupun pemenuhan kebutuhan water closet (WC) di desa-desa. 

“Kami akan terus berupaya agar pelayanan dapat terus diberikan. Selain itu, kami juga terus berusaha memberikan sosialisasi kepada perangkat desa untuk tidak jera dalam mempersiapkan data-data masyarakat yang membutuhkan bantuan yang berkaitan dengan DPKPLH Kabupaten Bangka Selatan,”  ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button