NEWS

Jumlah Personel Basarnas Masih Kurang, Baru Terpenuhi 3.800 dari Idealnya 10.000

Lensabangkabelitung.com, Pemali – Secara nasional, Basarnas paling tidak butuh 10.000 orang personil, sementara saat ini baru tercukupi 3.800 orang personil. Itu berarti postur yang ada saat ini termasuk postur kurus, jadi penambahan untuk 10.000 orang itu hanya untuk postur ramping saja.

Demikian disampaikan Didi Hamzar, Kepala Pusat Data dan Informasi Basarnas di sela-sela pembukaan Pelatihan Potensi SAR dalam penanganan kecelakaan perairan di Gedung Learning Center PT Timah di Pemali pada Rabu, 23 Juni 2021.

Dikatakannya, secara geografis angka ideal untuk jumlah personil Basarnas bergantung pendekatan SAR daerah itu sendiri, berapa banyak angka kecelakaan disuatu wilayah tersebut. Kemudian angka kecelakaan itu yang akan menentukan berapa banyak personil dan kantor yang dibutuhkan untuk suatu wilayah.

Oleh karena itu, menurut Didi, sinergi pelatihan diwujudkan dengan menggandeng potensi SAR yang ada untuk membantu Basarnas, seperti TNI, POLRI, BPBD, Pemda, komunitas pehoby atau apa saja yang bisa menjadi potensi SAR yang relevan untuk membantu.

“Potensi SAR itu akan didata dan kita ajak untuk berlatih. Hanya saja, harus melalui tahapan-tahapan. Mulai dari mempersiapkan SDM, lalu menyebarluaskan kurikulum pelatihan sampai dengan koordinasi dan uji latihan yang kesemuanya merupakan satu kesatuan yang kemudian diprogramkan secara bertahap tentunya,” tutur Didi Hamzar.

Dia melanjutkan, pelatihan potensi SAR ini adalah program tahunan setiap kantor SAR di daerah. Dan juga relevan dengan kondisi kecelakaan perairan di Bangka Belitung karena merupakan provinsi kepualauan yang dikelilingi perairan. Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini juga pun mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Dikatakannya pula, Basarnas menargetkan tiap tahun harus melatih 50 orang tiap daerah. Tahun ini dibagi dua tahap, 25 orang pertama dilaksanakan hari ini sementara 25 berikutnya akan menyesuaikan kebutuhan di Kantor SAR Babel.

Terakhir, Didi Hamzar menjelaskan, dari sisi tugas dan fungsi, aspek strategis Basarnas secara kemampuan sangat lengkap, namun hal itu terbatas jumlah personel dan juga kantor. Dan untuk menutupi kekurangan inilah Basarnas terus meningkatkan kerjasama dengan Potensi SAR termasuk TNI, POLRI, BPBD dan lain-lain.

Kegiatan pelatihan potensi SAR di wilayah Kabupaten Bangka kemarin diikuti oleh 25 orang dari instansi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan LSM Laskar Sekaban. Materi yang diberikan kepada peserta berupa medical first response dan water recue tersebut dilatih oleh instruktur dari Basarnas Pangkalpinang.

Penulis: Abdul Roni | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button