BANGKA SELATANNEWS

TI Tungau Hajar Lahan Sawah di Kecamatan Payung, Samsir Minta Satpol PP Sidak

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Adanya aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) jenis Tungau yang beroperasi di lahan negara seperti Sawah di Kecamatan Payung, Fraksi Keadilan Sejahtera Kebangkitan Bangsa mengingatkan kepada masyarakat penambang untuk menghentikan aktivitasnya.

Wakil Ketua Fraksi Sejahtera Kebangkitan Bangsa, Samsir mengatakan, aktivitas penambangan yang saat ini marak beraktivitas di Kecamatan Payung dapat merusak aset daerah. Untuk itu, Ia meminta kepada pemerintah kabupaten Bangka Selatan melalui Satuan kerja penegakan peraturan daerah (Perda) untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak).

“Kami mengharapkan Pemkab Bangka Selatan melalui satuan kerja penegakan Perda dalam hal ini Satpol PP untuk bergerak melakukan sidak siang atau malam hari, karena perambahan sawah dilakukan waktu malam hari dan siang hari masih di daerah Aliaran Sungai (DAS) yang seharusnya juga tidak boleh,” kata Samsir kepada wartawan, Kamis, 20 Mei 2021.

Ia menuturkan, Satpol PP Bangka Selatan sebagai leading sektor penegakan Perda harus berkoordinasi dan kerja sama dengan Dinas Pertanian dengan PPN-nya, TNI dan Polri.

“Jangan hanya laporannya saja di LKPJ terlaksana 100 persen. Namun pada saat laporan aktualnya banyak Perda tidak ditegakkan karena tidak berfungsi, seperti perda ketertiban umum, perda pajak, perda retribusi dan perda SOTK,” ujar dia.

Samsir juga mengatakan Satpol PP jangan hanya minta alokasi anggaran namun target tidak tercapai, hanya 97 persen.

“Ke depan akan dialokasikan anggaran sesuai target tahun sebelumnya,” ujar dia.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button