BANGKA SELATANNEWS

Ombudsman Babel Mengapresiasi Bupati Basel Soal Tindak Lanjut Temuan Rekrutmen Honorer Damkar

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung mengapresiasi tindak lanjut yang telah dilakukan Bupati Bangka Selatan dalam memberi penyelesaian terhadap laporan masyarakat ke Ombudsman Babel terkait penerimaan 40 orang tenaga honorer atau pegawai tidak tetap pada Bidang Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Bangka Selatan tahun 2020 yang lalu.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung, Yozar mengatakan, adanya temuan yang mengindikasikan bahwa proses rekrutmen tenaga honor pada bidang Damkar tidak diinformasikan secara terbuka kepada masyarakat. Hal ini tentunya bertentangan dengan asas-asas pelayanan publik, serta berpotensi menutup akses sebagian masyarakat untuk ikut berkompetisi dalam mendapatkan peluang mengisi posisi tenaga kontrak yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

“Terkait dengan laporan masyrakat, kita Ombudsman Bangka Belitung telah menjalani serangkaian pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan ini, Pemkab Bangka Selatan menindaklanjuti dengan upaya penyelesaian. Adapun langkah pertama untuk penyelesaian dimaksud adalah dengan memberhentikan 40 orang tenaga honorer Damkar yang telah direkrut,” kata Yozar, Selasa 4 Mei 2021.

Ia menuturkan, sesuai dengan mekanisme penyelesaian laporan di Ombudsman, laporan dinyatakan selesai dan ditutup karena telah mendapat penyelesaian berdasarkan Pasal 36 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia juncto Pasal 28 ayat (1) dan ayat (2) huruf b Peraturan Ombudsman Nomor 48 Tahun 2020 tenang Perubahan Atas Peraturan Ombudsman Nomor 26 Tahun 2017 tentang tata cara penerimaan, pemeriksaan, dan penyelesaian laporan.

“Dengan penyelesaian permasalahan tersebut, kita memberikan apresiasi atas langkah tegas yang diambil oleh Bupati Bangka Selatan. Kita berharap agar perbaikan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bangka Selatan dapat berjalan secara terus menerus,” ujar dia.

Lebih lanjut, Yozar mengingatkan, kepada setiap perangkat daerah dalam menggunakan kewenangannya dalam penyelenggaraan layanan dan administrasi pemerintah harus memperhatikan asas-asas penyelengaraan pelayanan publik dan Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB).

“Ini sangat penting untuk diingatkan kepada setiap perangkat daerah dalam menggunakan kewenangannya memperhatikan asas-asas penyelengaraan pelayanan publik dan asas umum pemerintahan yang baik agar setiap kebijakan yang diambil bisa tertib administrasi dan terlaksana secara baik,” ujar dia.

Sebelumnya, Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid telah memberhentikan 40 tenaga honorer pada bidang Damkar yang dinilai proses rekrutmennya tidak melalui proses yang benar. Dan kedepan untuk tenaga honorer pada bidang Damkar akan diprioritaskan bagi para atlet berprestasi yang telah membawa nama Kabupaten Bangka Selatan.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button