BANGKA BARATNEWS

Launching Berobat Gratis Diundur, Bupati Sukirman Mengaku Salah

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Launching Program Berobat Gratis untuk seluruh masyarakat Bangka Barat guna mencapai target Universal Health Coverage (UHC) yang disertai acara penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan Kantor Cabang BPJS Pangkalpinang yang harusnya dilaksanakan pada hari ini, 31 Mei 2021 terpaksa harus batal dan diundur ke hari Kamis yang akan datang 3 Juni 2021.

Bupati Bangka Barat, Haji Sukirman menyatakan bahwa batalnya launching program tersebut yang terpaksa harus diundur merupakan kesalahan peribadi dirinya sebagai pemimpin daerah yang telah menyebabkan miss komunikasi antara Pemerintah Daerah dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bangka Barat.

“Ini bukan kesalahan Dewan, tapi kurangnya komunikasi dari saya peribadi, kalau pemimpin jangan menyalahkan orang, salah saya sendiri,” kata Haji Sukirman, Senin, 31 Mei 2021.

Diiundurnya launching dan penandatanganan nota kesepahaman program berobat gratis ini dikatakan Sukirman karena persoalan poin ke empat yang diminta penjelasannya dan perlu dibicarakan bersama oleh DPRD Bangka Barat. Lalu, persoalan lain di mana pada undangan acara penandatanganan tidak dicantumkan seluruh partai politik.

“Ada satu yang menjadi kendala, di perjanjian ke empat, yang memuat apabila di bulan Desember tidak bisa membayar maka akan terancam pemotongan pada DAU dan lain-lain,” ujarnya.

“Jadi karena ini produk hukum dan kemudian ada anggaran terkait dengan ini, jadi kawan-kawan (DPRD) minta dibicarakan kembali, dan ada lagi satu, pada undangan itu tidak tercantum semua partai politik, alangkah indahnya kalau produk bersama ini kita buat sedemikian rupa, kita harus bikin di DPRD, bila perlu pakai tenda, semarak ini harus disambut dengan kebersamaan, kalau ada sekretaris Nasdem kenapa pula saya tidak undangan PDIP, kira-kira begitu,” tambahnya.

Kemudian, Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming juga menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa ini memang persoalan penjadwalan saja yang kurang komunikasi antara pihak eksekutif dan legislatif.

“Pada prinsipnya, setelah pertemuan kita di Medan dengan BPJS, DPRD pada prinsipnya sepakat dengan program BPJS Gratis buat seluruh masyarakat Bangka Barat dan sudah dituangkan dalam sebuah DPA, di postur anggaran kita sudah masuk untuk pembayaran sekitar 37.000 sisanya itu untuk pencapaian UHC, jadi secara legal standing sisi hukum sudah disahkan oleh DPRD, sudah dianggarkan, jadi sudah tidak ada lagi persoalan,” kata Bong Ming Ming.

Tidak mengelak, Bong Ming Ming mengaku memang pihak DPRD bertanya-tanya seperti apa isi nota kesepahaman antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat dengan BPJS Pangkalpinang.

“Saya rasa itu wajar mereka pertanyakan, dan mereka minta penjelasan tentang poin empat, dan mereka segera menjadwalkan Banmus untuk penjelasan produk (nota kesepahaman) tersebut, mereka juga akan menjadwalkan penandatanganan nota kesepahaman ini, batalnya hari ini bukan berarti batalnya UHC, semoga tidak ya InsyaAllah, hanya menunda penandatanganannya,” demikian Bong Ming Ming.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button