NEWS

BPJ: Empat Pilar Kebangsaan Menciptakan Jati Diri Bangsa

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Anggota DPR RI Bambang Patijaya melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Fox Harris Hotel Pangkalpinang, Minggu, 30 Mei 2021. Kegiatan sosialisasi ini menggandeng Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bangka Belitung.

Dikatakan pemilik nama sapaan BPJ ini, empat pilar kebangsaan mengilhami setiap masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat Bangka Belitung.

BPJ menuturkan, empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan berkomitmen bernegara. Serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara merupakan kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat.

Setiap pilar memiliki tingkat, fungsi, dan konteks yang berbeda. Dalam hal ini, posisi Pancasila tetap ditempatkan sebagai nilai fundamental berbangsa dan bernegara.

BPJ mengharapkan pengamalan nilai-nilai empat pilar kebansaan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme generasi penerus bangsa untuk semakin mencintai dan berkehendak untuk membangun negeri.

“Dengan empat konsensus dasar kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika lah yang membuat kita masih utuh untuk berbangsa dan bernegara. Memperkuatkan persatuan dan menciptakan jati diri bangsa,” ujar BPJ dalam paparannya.

Dia mencontohkan keragaman yang ada di Bangka Belitung sendiri patutlah disyukuri. Persatuan yang sudah terbangun sejak nenek moyang dulu di Bangka Belitung dengan perbuatan saling asah dan asuh dan tidak membedakan antar etnis adalah menjadi kekuatan dan keunikan tersendiri.

“Konsep Tongin Fangin Jitjong (Tionghoa Melayu sama saja) membuat kita sadar akan pentingnya persatuan dalam bermasyarakat. Oleh karena itu rasa persatuan yang sudah terbangun hendaknya dapat dipertahankan ataupun ditingkatkan,” tuturnya.

Dengan kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaa, kata BPJ, paling tidak untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Acara yang dihadiri puluhan peserta dengan protokol kesehatan ketat Covid-19 dihadiri pula perwakilan Polda Babel, MUI dan pengurus LDII.

Release | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button