NEWS

Berubah Lagi, Kuota PPDB SD Hingga SMA/SMK di Bangka Naik

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Dipengujung tahun ajaran 2020-2021, Penerimaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) SD, SMP, dan SMA/SMK kembali berubah.

Hendry, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Kabupaten Bangka mengatakan, persentase kuota yang ditetapkan berdasarkan daya tampung sekolah masing-masing, yang mengacu kepada Pergub Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pedoman PPDB SMA/SMK, yakni jalur zonasi paling sedikit 60 persen, yang awalnya 50 persen, jalur afirmasi paling banyak 20 persen yang sebelumnya hanya 15 persen, jalur mutasi paling banyak 5 persen (orangtua siswa pindah), jalur prestasi 15 persen, yang terbagi dua yakni 10 persen dalam zonasi, 5 persen luar zonasi.

Sementara itu, disinggung perihal kelulusan siswa SMA/SMK di Kabupaten Bangka, Kacabdin juga mengimbau agar sekolah SMA/SMK se Bangka untuk tidak berlebihan dalam euforia kelulusan. Mengatisipasi hal itu, Cabdin sudah menyurati kepala sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Bangka untuk tidak melaksanakan acara yang bersifat kerumunan.

Dikatakannya, sekolah diminta untuk mengumumkan kelulusan dilaksanakan secara daring untuk menghindari kerumunan guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Ditegaskan Kacabdin, jika ditemukan sekolah melanggar, maka akan ditindak.
“Kita akan panggil kepala sekolahnya, kuta lakukan pembinaan, kalau terbukti melanggar dengan serius maka kita akan diterbitkan SP (Surat Peringatan),” ujar dia.

Sementara itu, diketahui saat ini PPDB di Kabupaten Bangma masih dalam tahap akhir sosialisasi. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bangka, Rozali mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke seluruh sekolah-sekolah, mulai dari jenjang pendidikan SD dan SMP se-Kabupaten Bangka beberapa hari yang lalu.

Disebutkan, sosialisasi dilakukan tatap muka untuk SMP yang melibatkan seluruh Kepala Sekolah baik negeri maupun swasta se Bangka yang dilaksanakan beberapa hari laku di SMP 6 Sungailiat. Sedangkan untuk jenjang pendidikan SD melalui daring karena banyaknya jumlah SD dibawah nauangannya. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Demikian yang dikatakan Rozali pagi ini, 28 Mei 2021.

Ditanyai tentang kuota PPDB Kabupaten Bangka, Rozali mengungkapkan bahwa pihaknya merujuk kepada Peraturan Bupati Bangka Nomor 26 tahun 2020 tentang Pedoman PPDB, PAUD, SD, SMP di Kab Bangka.

“Sebenarnya ini tidak banyak berubah, hanya saja beberapa petunjuk teknis saja yang diubah,” kata Rozali.

Dikatakannya, perubahan tersebut berkenaan dengan pengaturan persentasi penerimaan. Pembagian 4 jalur penerimaan yakni, zonasi, afirmasi, perpindahan orangtua/wali (Mutasi), dan prestasi. Tidak dijelaskan rincian persentase tiap kuota tersebut.

Mengacu pada Permendikbud Nomor 1 tahun 2021, persentase penerimaan masing-masing TK, SD dan SMP adalah sebagai berikut: jalur zonasi (SD paling sedikit 70 persen, sementara SMP paling sedikit 50 persen; jalur afirmasi paling sedikit 15 persen,, alur perpindahan tugas orangtua/wali paling banyak 5 persen; dan jalur prestasi adalah sisa kuota dari 3 jalur di atas.

Sementara itu, untuk pengumuman kelulusan akan diumumkan berbeda. Untuk kelulusan SMP pada 4 Juni 2021, sedangkan pengumuman kelulusan SD 15 Juni 2021. Disebutkan, Dindik tidak memperkenankan sekolah mengadakan acara perpisahan yang memicu kerumunan. Larangan itu ditegaskan Kadis dengan bekerjasama dengan Satgas Covid-19 Kab Bangka, serta Satpol-PP Bangka.

“Nanti jika ada kegiatan kerumunan pada saat kelulusan, silahkan lapor ke kami. Kami akan tindak tegas sekolah-sekolah yang melanggar bersama Satgas Covid19 Bangka dan Satpol PP Bangka,” tegas Rozali.

Penulis: Abdul Roni

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button