BANGKA SELATANLENSA KRIMINALNEWS

Berawal dari Cekcok, Trisno Meregang Nyawa

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka Selatan berhasil mengamankan pelaku tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian yang terjadi di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Minggu, 16 Mei 2021 sekitar pukul 20.30 WIB.

Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus mengatakan, kronologis penganiayaan yang menyebabkan korban Trisno (18 tahun) meninggal dunia terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Ketika saat itu, Azmi bersama pacarnya yang bernama Karisa dan 3 orang temannya sedang sedang nongkrong di Bendungan yang ada di Kecamatan Toboali. Tiga teman nongkrong tersebut adalah Noval, Tedi, dan HH. Inisial na terakhir, merupakan pelaku, berusia 16 tahun.

“Saat sedang nongkrong, kemudian datanglah Trisno (korban) langsung memaki Karisa dengan kata-kata, “Anjing kau, babi kau”. Setelah itu, si korban menantang Azmi dengan kata-kata, “Kau ndak seneng mit” dan langsung mendorong serta memukul pelipis Azmi dengan tangan kosong, kemudian dibalas oleh Azmi,” kata AKP Surtan Sitorus dalam pesan resminya, Senin 17 Mei 2021.

Ia menuturkan, setelah terjadi keributan ketiga teman Azmi, berinisial HH yang merupakan pelaku, Noval dan Tedi melerai keduanya. Kemudian korban langsung kabur sambil mengancam, “Tunggu lah nanti kudatangi rumah ka”. Setelah itu, mereka membubarkan diri, Azmi pulang ke rumahnya, sedangkan HH dan kedua temannya pulang ke rumah HH dan mengambil senjata tajam berupa parang dan pisau yang selanjutnya mereka menunggu di depan rumah.

Tidak lama setelah itu, lanjut AKP Surtan Sitorus sekitar pukul 20.30 WIB datanglah Trisno (korban) bersama dengan temannya sekitar 7 orang. Setelah itu Trisno dengan membawa batang kayu bersama 1 orang temannya langsung mengejar dan berusaha memukul HH hingga akhirnya HH melakukan perlawanan dengan menikam korban berkali-kali dibagian pinggang, punggung, lengan dan pergelangan tangan.

“Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan sempat dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan, namun tidak bisa tertolong hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” ujar dia.

Ia mengatakan, mendapat laporan tersebut anggota Satreskrim segera menuju ke TKP, setelah dilakukan olah TKP dan pulbaket terhadap saksi-saksi dilapangan, anggota mendapatkan keterangan terhadap orang-orang yang diduga pelaku.

“Sekitar pukul 22.00 WIB anggota Satreskrim berhasil mengamankan HH di rumahnya bersama dengan 3 orang temannya selaku saksi. Terhadap ke-empat orang tersebut diamankan ke Polres Basel untuk dilakukan introgasi guna proses hukum,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button