NEWS

Agar Klien Tak Terkecoh, KIBA Beri Tips Cara Melihat Akun dengan Followers Asli atau Palsu

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Komunitas Influencer Bangka (KIBA) mengadakan rapat internal anggota pada Kamis malam, 6 Mei 2021 di Pawon Steak Pangkalpinang. Kegiatan yang diawali dengan acara buka puasa bersama, dihadiri oleh sedikitnya sembilan anggota Kiba. Beberapanya adalah Ridho, Munir, Fadil, Heni, dan beberapa anggota lainnya. Kehadiran mereka, disambut owner Pawon Steak, Ridwan.

Koordinator KIBA, Yuda mengatakan, pada buka puasa bersama kali ini ada sebuah bahasan khusus yang mereka diskusikan. Yaitu mengajak untuk klien endorsement agar mengetahui siapa saja influencer yang memiliki followers asli (real) maupun palsu (fake).

Pada pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu, anggota KIBA saling memberikan pemahaman agar klien bisa dengan mudah untuk membedakan antara influencer dengan followers asli maupun tidak. Beberapa caranya adalah melihat jumlah followers dan jumlah like pada unggahan postingan yang kadang tidak sinkron.

“Cara untuk mengetahui mereka yang memiliki followers palsu adalah dengan membandingkan jumlah followers dan like dari tiap postingan. Untuk jumlah rata-rata berkisar 5-20 persen dari jumlah followers,” ujar Yuda.

Namun, jumlah like bukanlah satu-satunya indikator untuk membedakan apakah influencer tersebut memiliki followers palsu. Karena saat ini jumlah like pun bisa dibeli dengan mudah. Menurut Yuda, ada cara ampuh untuk mengetahui apakah influencer itu membeli like atau tidak, yaitu melihat siapa saja yang melihat postingan tersebut. Jika banyak akun-akun non aktif dan didominasi oleh user akun luar negeri, sudah dipastikan akun tersebut telah membeli like.

“Kadang kita bisa melihat juga siapa saja viewers-nya, jika didominasi oleh akun user luar negeri maka kemungkinan besar orang tersebut telah membeli followers,” tambahnya.

Seluruh anggota Kiba berharap ke depannya agar klien benar-benar memilih hendak mengiklankan produknya melalui siapa, dengan cara mengecek terlebih dahulu apakah followers influencer yang akan di-endorse adalah followers organik. Khawatirnya jika klien menggunakan selebgram akun fake untuk meng-endorse produk mereka, bukan keuntungan yang di dapat malah kerugian karena produknya ditonton oleh akun robot.

Yuda sang koordinator Kiba juga memiliki harapan agar semakin banyak selebgram maupun influencer baru yang lahir berkat karya yang akan membuat followers bertambah secara otomatis.

Release | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button