NEWS

Zircon PT CAL Masih Mengandung Radioaktif, Diduga Bercampur Monazite dan Ilmenite

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Hasil pengecekan sementara zircon di Pelabuhan Pangkalbalam oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diduga adanya pelanggaran dari barang milik PT Cinta Alam Lestari (CAL).

Sumber Lensabangkabelitung.com menyebutkan bahwa karung-karung yang dalam laporan awal berisi zircon ternyata diketahui masih mengandung zat radioaktif.

“Tadi dicek menggunakan alat masih terdapat radioaktif. Masih tergolong tinggi juga radioaktifnya,” ujar sumber tersebut di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu, 4 April 2021.

Dengan kadar radioaktif yang masih tinggi itu, kata sumber tersebut, kuat diduga jika zircon yang akan dikirim terdapat campuran mineral lain berupa Monazite dan Ilmenite.

Pada hari ini, Kementerian ESDM menggeledah dan membongkar paksa delapan kontainer berisi zircon siap ekspor di Pelabuhan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang. Sekitar 200 ton zircon yang hendak dikirim ke China itu mendapat sorotan karena dugaan adanya pelanggaran. Meski sudah mendapatkan Laporan Surveyor (LS) dari Sucofindo dan Persetujuan Ekspor Barang (PEB), zircon tersebut dihentikan ekspornya.

Pantauan Lensabangkabelitung, penggeledahan dan pemeriksaan zircon tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin bersama dengan Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Patijaya. Tampak juga petugas dari Pelindo Pangkalbalam, Bea Cukai Pangkalpinang, Sucofindo.

Satu per satu zircon yang dimuat didalam kontainer dibongkar kembali dibawa keluar meski sudah disegel. Satu buah forklift disediakan membongkar semua karung berisi zircon lalu diperiksa.

Ridwan Djamaluddin tampak sedikit kesal karena ketika kunci kontainer terlalu lama dibuka dengan alasan tidak ada peralatan. Namun dengan sigap sejumlah petugas akhirnya menyediakan peralatan yang dibutuhkan untuk membuka kunci kontainer. Hingga berita ini diturunkan aktivitas bongkar zircon masih berlangsung.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button